TEMUKAN TEKNIK RAHASIA YANG

DISEMBUNYIKAN OLEH PARA

AHLI PIKIRAN UNTUK MENDAPATKAN APA

SAJA YANG ANDA

INGINKAN DENGAN MENGGUNAKAN

KEKUATAN PIKIRAN AKHIRNYA TERUNGKAP

Rahasia Paling Dahsyat dan eXtreme !!!!


Klik --->> RahasiaKekuatanPikiran


============================================


Rahasia Tersembunyi Metode Mencari Uang
di Internet Akhirnya Diungkap...


Jika Anda Bisa Mengetik dan Mengakses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang Melimpah dari Internet... Hanya Jika Anda Tahu Caranya!

Saya akan tunjukkan bagaimana mengubah kondisi finansial anda dengan 3 langkah sederhana, yang tidak pernah anda bayangkan sebelumnya!








============================================



Orang Kaya Tahu Bagaimana Caranya:

* Mendapatkan Hasil Maksimal dari Uang Mereka

* Memilih Jalur Investasi yang Paling Menguntungkan

* Mendanai Pendidikan Anak Ke Universitas Favorit

* Mengamankan Harta Benda Dari Resiko

* Melepaskan Diri Dari Hutang

* Pensiun Tanpa Hidup Susah

* Meninggalkan Warisan Milyaran Rupiah Untuk Keturunan


Klik --->> Rahasia Super Kaya








============================================

GRATIS Software Penarik Uang ATM Tanpa Mengurangi

Saldo Rekening Anda Seharga Rp.350.000,- Dibawah ini !


Klik --->> Rahasia Millioner

--
Firdaus Bangun

http://www.RahasiaBiLLioner.com
http://www.RahasiaMiLLioner.com
http://www.RahasiaSuperKaya.co.cc


internet marketing
Showing posts with label Saham. Show all posts
Showing posts with label Saham. Show all posts

Sunday, August 17, 2008

Mendulang Emas di Bursa Berjangka

Emas merupakan jenis komoditas logam mulia berharga. Masyarakat Indonesia umumnya mengenal dekat sarana investasi ini.

Sebagian dari mereka memilih emas sebagai sarana investasinya. Mereka melihat emas bukan saja sebagai sarana investasi akan tetapi juga sebagai tanda tingkat sosial individu di lingkungan sekitar.
Walau pengetahuan mereka terbatas hanya bentuk investasi emas dasar (dalam bentuk perhiasaan) akan tetapi mereka sudah bisa melihat bahwa emas merupakan sarana investasi yang baik buat mereka dalam jangka panjang.

Umumnya, mereka yang menginvestasikan dananya dalam bentuk emas, pasti menginginkan keuntungan, yaitu dengan mendapatkan selisih dari harga beli dan jual. Misalkan, Anda membelinya di harga Rp 90,000/gramnya, Anda akan menjualnya bila harganya naik menjadi Rp 9,200/ gram. Ini yang umum dilakukan.

Dengan bantuan teknologi emas bisa diperjualbelikan sebagai komoditas di perdagangan berjangka (future trading/margin trading). Artinya Anda tidak memegang fisik dari emas yang Anda beli, tetapi hanya memilki bukti administrasi atas kepemilikannya. Hebatnya lagi dengan berinvestasi dalam bursa berjangka, Anda tak harus menyiapkan dana besar atau modal besar.

Transaksi di BBJ

Berinvestasi emas di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) terkesan agak “lain�, karena Anda bisa menjual terlebih dahulu saat harga mahal dan membelinya saat harga murah (sell high, buy low).

Transaksi di Bursa Berjangka merupakan transaksi perdagangan, yakni mengurangi risiko dan sekaligus mencari keuntungan dari selisih jual-beli sebagai akibat perubahan harga komoditas yang diperdagangkan, dalam hal ini adalah emas.

Secara singkat, kontrak dagang berjangka adalah suatu kontrak untuk membeli (long) atau menjual (short) suatu aset dasar yang penyerahannya dilakukan pada masa yang akan datang sesuai harga yang terjadi di bursa saat kontrak jatuh tempo.

Pada posisi jual (short), seorang pelaku akan mengambil posisi jual terhadap komoditas untuk melindungi risiko penurunan harga pada masa mendatang. konkretnya, seorang pelaku memperkirakan bahwa harga komoditas akan menurun, sehingga dia menjualnya saat ini dengan harga yang lebih mahal dan nantinya bisa membeli kembali ketika harga komoditas sudah lebih murah.

Sementara itu, posisi beli (long), seorang pelaku memasang posisi beli pada suatu komoditas. Pertimbangannya, harga komoditas tersebut pada masa mendatang diperkirakan akan naik. Jadi, beli pada saat murah dan nanti bisa menjualnya kembali pada harga yang lebih mahal.
Untuk turut “bermain� emas di bursa berjangka, Anda cukup membayar margin di muka (initial margin) sebesar Rp 4 juta per lot (ukuran kontrak adalah lot, di mana 1 lot sama dengan 1.000 gram emas), dengan membuka rekening di salah satu pialang.

Selanjutnya, nilai per kontrak (lot) akan berfluktuasi seiring dengan naik-turunnya harga emas di bursa. Anda bisa saja menutup posisi Anda walau belum jatuh tempo, caranya dengan mengambil posisi sebaliknya dari posisi awal Anda pada kontrak yang sama.

Simulasi Transaksi Emas di BBJ

Misalkan harga emas pada kontrak berjangka emas (KBE) yang akan jatuh tempo akhir bulan ini berada pada level Rp 100.000 per gram. Ekspektasi Anda, bahwa harga emas dalam beberapa hari ke depan akan mengalami penurunan. Untuk mendapatkan keuntungan dari ekspektasi penurunan harga emas, Anda harus mengambil posisi jual (short) pada kontrak tersebut.

Anda membeli 1 lot KBE yana gkan jatuh tempo di akhir bulan ini, dengan initial margin yang harus disetor sebebsar Rp 4 juta. Andaikan pada hari yang sama, pada saat perdagangan ditutup, harga emas turun ke level Rp 99.000 per gram, pada posisi ini Anda sudah untung sebesar Rp 1 juta (1 lot x (Rp 100 juta – Rp 99 juta)). Dengan memasang posisi jual, Anda telah menjual seharga Rp 100 juta per lot dan sekarang Anda membelinya dengan harga Rp 99 juta.

Kalau keesokan harinya ternyata harga meas terus turun dan ditutup diharga Rp 98.000 per gram, Anda akan untung lagi sebesar Rp 1 juta (1 lot x (Rp 99 juta – Rp 98 juta)). Untuk merealisasi keuntungan, Anda bisa keluar dari “permainan� sebelum kontrak jatuh tempo dengan mengambil posisi beli (long).

Total keuntungan Anda adalah sebebsar Rp 2 juta, di luar biaya transaksi. Keuntungan Anda akan berlipat-lipat dengan semakin banyak jumlah lot yang Anda beli. Sangat menggiurkan bukan? Dengan bermodal Rp 4 juta Anda sudah bisa berdagang emas sebanyak 1 kg, padahal Anda sendiri tidak memiliki emasnya.

Tap apa yang terjadi bila perkiraan Anda meleset, harga emas bukannya turun malah naik, misalkna menjadi Rp 101 per gram. Nilai per lot menjadi Rp 101 juta (Rp 101.000 x 1.000 gram). Anda akan tertimpa kerugian sebesar Rp 1 juta (1 lot x (Rp 100 juta – Rp 101 juta)), sehingga saldo Anda akan berkurang Rp 1 juta menjadai Rp 2 juta. untuk terus “bermain� Anda harus menyetor dana tambahn sebebsar Rp 2 juta sehingga rekenign Anda menjadi sama dengan posisi awal sebesar Rp 4 juta.

Karena dalam “permainan� ini, jika, saldo Anda lebi kecil dari Rp 2,5 juta per lot (maintenance margin) Anda harus menyetor dana tambahan sehingga saldo rekening kembali pada posisi awal, yaitu sebesar Rp 4 juta per lot. Kalau Anda tidak menambahkannya, maka Anda harus keluar dari “permainan�.

Faktor-faktor

Sebelum Anda “bermain� di BBJ tentunya Anda mempertimbangkan beberapa hal, misalkan terkait dengan masalah fundamental komoditi yang Anda ingin “mainkan�. Aspek fundamental terkait dengan stock komoditi tersebut, apakah permintaannya semakin bertambah atau malah berkurang? Dari sisi demand juga perlu dipertimbangkan.

Dan kedua adalah berkaitan dengan aspek teknikal. Dalam hal ini, alat utamanya adalah menggunakan grafik perkembangan harga suatu komoditas dalam kurun waktu tertentu. Ada dua factor yang perlu dipertimbangkan, yakni analisa garis support dan resistance. Yang dimaksud dengan garis support adalah garis yang menghubungkan titik-titik terendah dari harga suatu komoditas, sedangkan garis resistance merupakan garis yang menghubungkan titik-titik tertinggi dari harga.

Berdasarkan pengalaman empiris, seorang pelaku di bursa berjangka dapat mengambil posisi beli jika harga yang terjadi berada diatas garis support dan sebaliknya mengambil posisi jual. Kenapa begitu? Sebab, biasanya, harga akan bernajak naik. Sedangkan, kalau harga sudah berada di bawah garis support, sebaiknya lakukan penjualan.

Jika menggunakan garis resistance, yang perlu diperhatikan adalah apakah harga sudah berada berada di bawah garis tersebut. jika ya, biasanya, harga komoditas akan menurun, sehingga perlu dipertimbngkan untuk mengambil posisi jual.

Strategi yang Perlu Dilakukan

Secara umum sebelum Anda “bermain� di bursa berjangka ada beberapa stratetgi investasi yang sebaiknya dilakukan agar dapat meraih keutungan atau terhindar dari kerugian yang besar.

Yang pertama adalah batasi jumlah transaksi investasi Anda. Dalam praktik, transaksi BBJ harus melalui pialang dana investor wajib menyerahkan sejumlah dana yang disebut sebagai deposit margin yang besranya minimum Rp 10 juta. Tentu saja, setoran yang lebih besar diperkenankan.

Tapi, kalau Anda belum memahami dan merasakan bagaimana bermain di bursa berjangka, jangan tempatkan semua uang Anda disana. Dan ini juga sangat seuai dengan kaidah investasi yang mengatakan “jangan menempatkan semua telur dalam satu keranjang�. Karena itu, kami menganjurkan agar Anda hanya menempatkan sebagian kecil saja sebagai awal. Dan bila Anda semakin mahir, maka tentunya bisa saja Anda menambah kapan saja.

Kedua, bila ternyata pasar sedang stagnan atau tidak terjadi pergerakan harga yang signifikan, ada baiknya Anda mengambil sikap wait and see. Tapi kalau harga bergerak cukup fluktuatif, segera ambil posisi, termasuk keluar dari “permainan� bila ternyata pergerakan harga berbeda dari apa yang diperkirakan. Seorang pialang umumnya memberikan nasihat untuk melakukan cut loss bila floating loss (kerugian yang belum direalisasi) sudah mencapai sekitar 5% dari jumlah dana. Artinya, kalau Anda menanamkan uang sebesar Rp 10 juta dan harga komositas berubah dan Anda harus menanggung rugi sebesar Rp 500,000, keluar saja dari transaksi tersebut.

Sebaliknya, kalau harga bergerak seiring dengan perkiraan Anda dan Anda sudah mendapatkan floating profit, jangan serakah. Eksekusi dapat dilakukan pada saat harga sudah mendekati “optimum� misalnya pada saat harga sudah bergerak naik sekitar 10%.

Ketiga, masukkan aspek psikologis dan capital management dalam mengambil keputusan. Aspek psikologis, terkiat dengan rasa keraguan Anda dalam posisi transaksi yang Anda ambil. Bila dirasa kurang yakin maka keluarlah dari “permainan�.

Tapi tentunya saja jangan hanya keluar saja tanpa ada alasan yang cukup jelas. Selain itu, bila Anda baru saja mendapatkan keuntungan yang besar, jangan terburu-buru untuk menambahkan jumlah investasi Anda, karena hal ini bisa malah menjadi boomerang kepada Anda. bila Anda sedang dalam kebingungan, ada baiknya bila Anda meminta nasehat dari pensehat investasi.

Terkait dengan aspek capital, jangan memaksakan diri Anda. dalam bermain di BBJ Anda perlu mengetahui berapa besar risiko yang bisa ditanggung bila ternyata posisi yang diambil salah. Jangan memaksakan diri untuk menahan floating loss yang terlalu besar karena hal ini akan menyulitkan Anda untuk melakukan recovery.

Demikianlah beberapa hal berkaitan dengan investasi emas di Bursa Berjangka. Yang paling esensial dari berinvestasi adalah jangan pernah berinvestasi kalau Anda tidak paham karakteristik investasi tersebut. Bila Anda tertarik, maka ada baiknya bila Anda mencari perusahaan pialang yang kredibel dan mampu memberikan nasehat yang objektif kepada Anda. Selamat mencoba.

Diambil dari Harian Umum Sore Sinar Harapan Rubrik PERENCANAAN KEUANGAN. Rubrik ini diasuh oleh Tim Indonesia School of Life (ISOL) yakni Andrias Harefa, Roy Sembel, M. Ichsan, Heru Wibawa, dan Parpudi Lubis.

Monday, April 2, 2007

Kiat Bermain Saham bagi Pemula

Anda berminat menginvestasikan asset yang Anda miliki saat ini? Jika iya, sebagai enterpreuner sekaligus penulis buku asal singapura, Adam Khoo, saham adalah instrumen investasi yang tepat bagi para pemula karena fluktuasinya yang selalu naik setiap tahun. Apalagi, menurut pria yang telah menjadi miliuner di usia 26 tahun ini, saham termasuk instrumen investasi yang memiliki resiko kecil dalam jangka panjang.

Memang, saham memiliki risiko yang tinggi untuk jangka pendek, Namun kondisinya akan lebih aman pada jangka panjang. Karena itu, pilihlah saham dengan jangka waktu minimal 6 bulan hingga 12 tahun. Menurut Adam, investasi saham bisa menghasilkan return sebesar 12% pertahun dengan resiko 0%. Pergerakan saham selalu ditunjukkan dengan indeks saham yang menggambarkan kondisi saham perusahaan yang ada di pasar. Dan saham gabungan di Indonesia di gambarkan dalam Bursa Efek Jakarta (BEJ).

Beberapa orang menyatakan bahwa return dari investasi saham hanya mampu mancapai level tertinggi 4%, Namun Adam menyebutkan return 12% mampu dicapai jika investasi di 500 perusahaan besar yang terdapat dalam IHSG.
Untuk mencapai return sebesar itu, memang tidak mudah dicapai, terutama bagi pemula. Karena itu, sebelum terjun sebaiknya Anda belajar mengenal dulu bagaimana tren pasar saat itu. Selama 5 tahun belakangan, indeks saham di Amerika terus naik turun dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang atau umumnya, pasar saham terus beranjak naik. Pasar saham terus naik secara berkesinambungan karena adanya faktor inflasi dan pertumbuhan penduduk. Ketika populasi penduduk di seluruh dunia cenderung naik, perusahaan akan memiliki lebih banyak nasabah dan meraih keuntungan, sehingga harga saham cenderung terus naik pula.

Pasar saham memang sempat anjlok 50% dalam beberapa tahun terakhir, sehingga timbal panic selling dengan harga jual yang sangat minim. Namun berdasarkan data selama 50 tahun dalam indeks saham AS saja, tercatat pasar saham mengalami kenaikan selama 37 tahun, dan hanya mengalami penurunan selama 13 tahun.

Jadi bagaimana seharusnya memulai investasi saham bagi pemula? Adam menyebutkan bahwa untuk menghindari risiko kerugian tersebut, maka investor harus menginvestasikan uangnya pada beberapa saham selama setahun pertama. Dengan cara ini kemungkinan keuntungan bisa mancapai 74% dan kerugian hanya 26%.

Selain itu, jika investasi Anda selama 5 tahun kedepan, maka kemungkinan meraih keuntungan lebih besar, yakni 90% dan hanya 10% kemungkinan rugi. Atau jika Anda menginvestasikan seluruh uang Anda pada sejumlah saham selama kurang lebih 10 tahun, maka kemungkinan mengalami risiko kerugian sama dengan 0%.


Strategi Sukses


Strategi pertama untuk sukses di pasar saham adalah membeli beberapa jenis saham, yang memang memiliki risiko kerugian lebih kecil dari pada membeli hanya satu jenis saham.

Lantas kapan sebaiknya Anda membeli saham? Secepatnya. Karena menurut Adam, investasi adalah sesuatu yang jika dimulai lebih cepat, maka lebih besar juga uang bisa dihasilkan. Namun, menurut dia saat yang paling tepat untuk membeli saham adalah pada saat gejolak ekonomi tengah memanas, dan pasar saham tengah overvalue, karena pada dasarnya pasar saham seperti bom yang bisa meledak kapan saja. Jika Anda membeli saham pada saat kondisi memanas, dan pasar saham anjlok sebesar 50%, Anda masih memiliki waktu cukup panjang untuk memulihkan kembali masalah finansial Anda.

Lantas kapan saatnya Anda menjual saham tersebut? Adam menyarankan agar tetap menahan saham itu selama mungkin.”Semakin lama investasi saham, maka semakin minim pula risiko kerugiannya.” Tuturnya.

Sementara itu, untuk jenis saham apa yang harus dibeli, tergantung dpasar saham mana tempat Anda bermain. Namun sebelum memutuskan berinvestasi, menurut Adam, seseorang harus belajar terlebih dahulu bagaimana cara mengelola keuangan pribadi, pendapatan, dana, dan bagaimana menyeimbangkan antara pemasukan dan pengeluaran mereka

Kesemua faktor penentu investasi yang menguntungkan diajarkan Adam dalam pelatihan Wealth Academy-nya. Pelatihan ini berjalan selama empat hari berturut-turut untuk memberikan pengetahuan mengenai investasi yang benar bagi investor pemula yang sama sekali tidak mengenal investasi sebelumnya.


Strategi Jitu Main Saham



* Pasar saham sangat berisiko dalam jangka pendek, Namun akan lebih aman dalam jangka panjang

* Semakin lama investasi, semakin besar tingkat keuntungan (investasi selama 1 tahun resiko kerugian 26%, investasi 5 tahun risiko rugi 10%, dan investasi minimum 10 tahun maka Anda tidak akan mengalami risiko kerugian).

* Berdasarkan sejarah pasar saham, terbukti bahwa jika kita investasi berupa saham dalam jangka panjang, maka peluang meraih return sebesar 12,08% ada didepan mata.



Mia Chitra Dinisari
Bisnis indonesia 1 April 2007

Monday, January 22, 2007

Mari Berburu Saham Halal

Mencari Instrumen investasi yang halal, berkah dan menguntungkan menjadi trend sebagian masyarakat saat ini. Salah satu alternative investasi yang halal adalah saham yang masuk dalam Jakarta Islamic Index (JII). Berinvestasi di saham yang masuk dalam JII tak hanya halal, tapi secara histories juga telah terbukti memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan indeks LQ45 dan indeks harga saham gabungan (IHSG).

Data dari Bloomberg mengungkapkan kinerja saham JII pada 2002 sebesar 7,59% dan naik menjadi 90,11% pada 2003, sebesar 162,16% pada 2004 dan 219,25% pada 2005.
Selain menguntungkan, JII yang diluncurkan oleh Bursa Efek Jakarta bekerja sama dengan Dana Reksa Fund Management Sejas juli 2000 ini memang memberikan alternatif bagi yang menginginkan investasi saham yang halal. Karena bagi sebagian Amat Islam, investasi saham masih dianggap meragukan dari sisi kehalalannya. Sebagian Amat Islam menganggap jual beli saham di bursa haram karena termasuk spekulasi atau judi. Sebenarnya, esensi pasar modal itu adalah tempat mempertemukan antara pengusaha yang memerlukan modal dan investor pemilik dana untuk membiayai bisnis preusan yang sahamnya dibeli oleh investor tersebut.

Dengan adanya pembiayaan tersebut, sektor riil bisa bangkit, sehingga meningkatkan produktivitas dan lapangan kerja. Kerjasama tersebut dalam Islam dikenal dengan nama bagi hasil (mudharobah atau musyarakah). Masyarakat dalam system kapitalis mengenal istilah itu dengan nama perusahaan patugan (join venture). Islam menghalalkan kerja sama yang saling menguntungkan atau tidak ada unsur tipu-menipu, sebagaimana tercantum dalam al-Quran surat al-Maidah:3 “dan tolong menolonglah kamu atas kebaikan dan taqwa.” Ada yang berpendapat kalau membeli saham untuk tujuan jangka panjang, yaitu investasi, menjadi halal karena sahamnya tidak di spekulasikan di pasar skunder. Artinya, kita boleh saja menjual saham kalau memang ada kebutuhan untuk mendapatkan dana, tapi bukan untuk tujuan mendapat keuntungan dari selisih harga saham (capital gain).

Dalam satu hadis yang diriwayatkan oleh HR Bukhari, Nabi Muhammad juga berkata bahwa sesungguhnya Allah mencintai orang yang bekerja dengan tangannya sendiri.
Artinya, Isalam lebih menghargai orang yang bekerja daripada mereka yang duduk ongkang-ongkang mengharapkan capital gain. Terlepas dari perdebatan soal mekanisme pemanfaatan saham itu, tidak semua saham di BEJ memang masuk kategori halal. Karena itu, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) telah memberikan fatwa kehalalan untuk 30 saham yang masuk JII. Saham yang bisa masuk JII itu adalah perusahaan yang bidang usaha dan manajemennya sesuai syariat Islam, yaitu tidak mengandung unsur riba, gharar (penipuan) dan bisnisnya halal. Kalau Anda membeli saham perusahaan yang bergerak di bisnis minuman keras atau perbankan konvensional, saham jenis itu dikategorikan haram Karena tidak sesuai dengan syariah Islam yang melarang khamar atau minuman keras, hal yang merusak kesehatan dan praktik riba.

Syarat lain untuk saham yang halal adalah adanya kesamaan hak diantara seluruh pemilik saham. Dalam perusahaan yang sahamnya halal, tidak ada saham preferen, karena saham jenis itu dinilai tidak adil. Pemilik saham preferen tidak memiliki hak suara sebagaimana pemilik saham biasa, tetapi mereka memiliki hak dividen. Prinsipnya, niat berinvestasi menjadi landasan utama bagi seorang yang menginginkan instruyen investasi yang halal. Memilih saham JII merupakan upaya mencari keberkahan dan kehalalan investasi.

Berinvestasi di JII, secara perhitungan ekonomi juga menguntungkan. Menurut pengamat pasar modal syariah Muhammad gunawan Yasni, JII memang prospektif karena saham yang masuk JII adalah saham unggulan. Selain itu, pergerakan saham di JII itu relatif stabil karena investor yang membeli saham syariah umumnya memiliki horizon investasi jangka panjang. Sayangnya, kata analis saham Edwin Sinaga, saham yang hanya 30 jenis itu dinilai kurang memberi pilihan bagi investor. Maka itu, BEJ kedepan berencana untuk membuat indeks syariah baru dengan portofolia saham lebih besar daripada JII. Imbasnya, pilihan investasi saham syariah makin variatif untuk Anda yang tertarik berinvestasi yang halalan toyyiban sekaligus beribadah.


30 Saham Jakarta Islamic Indeks
Januari – Juni 2007



* Adhi Karya
* Astra Internaional
* Aneka Tambang
* Astra Agro Lestari
* Berlia Laju Tanker
* Bakrie Brothers
* Bakrie Telecom
* Bumi Resourses
* Citra Marga Nushapala Persada
* Ciputra Development
* Ciputra Surya
* Gajah Tunggal
* Telekomunikasi Indonesia
* United Tractors
* Bakrie Sumatera Plantation
* Tambang Batubara Bukit Asam
* Indofood Sukses Makmur
* International Níckel Company
* Indah Kiat Pulp and Paper
* Indocement Tunggal Prakarsa
* Indosat
* Kalbe Farma
* Lippo Karawaci
* London Sumatera Plantation
* Medco Energy International
* Perusahaan Gas Negara
* Holchim Indonesia
* Sumalindo Lestari Jaya
* Total Bangun Persada
* Unilever Indonesia



Suli H Murwani
Bisnis Indonesia, 21 jnuari 2007

BISNIS Hot

Nilai Tukar Rupiah

Harga Valas

BISNIS Info

Be Billionaires

Adsense Indonesia


Masukkan Code ini K1-9FAAF4-6
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Bisnis ; Harga Emas