TEMUKAN TEKNIK RAHASIA YANG

DISEMBUNYIKAN OLEH PARA

AHLI PIKIRAN UNTUK MENDAPATKAN APA

SAJA YANG ANDA

INGINKAN DENGAN MENGGUNAKAN

KEKUATAN PIKIRAN AKHIRNYA TERUNGKAP

Rahasia Paling Dahsyat dan eXtreme !!!!


Klik --->> RahasiaKekuatanPikiran


============================================


Rahasia Tersembunyi Metode Mencari Uang
di Internet Akhirnya Diungkap...


Jika Anda Bisa Mengetik dan Mengakses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang Melimpah dari Internet... Hanya Jika Anda Tahu Caranya!

Saya akan tunjukkan bagaimana mengubah kondisi finansial anda dengan 3 langkah sederhana, yang tidak pernah anda bayangkan sebelumnya!








============================================



Orang Kaya Tahu Bagaimana Caranya:

* Mendapatkan Hasil Maksimal dari Uang Mereka

* Memilih Jalur Investasi yang Paling Menguntungkan

* Mendanai Pendidikan Anak Ke Universitas Favorit

* Mengamankan Harta Benda Dari Resiko

* Melepaskan Diri Dari Hutang

* Pensiun Tanpa Hidup Susah

* Meninggalkan Warisan Milyaran Rupiah Untuk Keturunan


Klik --->> Rahasia Super Kaya








============================================

GRATIS Software Penarik Uang ATM Tanpa Mengurangi

Saldo Rekening Anda Seharga Rp.350.000,- Dibawah ini !


Klik --->> Rahasia Millioner

--
Firdaus Bangun

http://www.RahasiaBiLLioner.com
http://www.RahasiaMiLLioner.com
http://www.RahasiaSuperKaya.co.cc


internet marketing

Wednesday, February 10, 2010

HOME

Pilihlah Bisnis Yang Cocok dengan Anda....!!!


JADI MILLIONER... MAU??
Sambil Chating dapat DUIT..? MAU..???
Klik IKLAN dapat DUIT... MAU??


TIPS KELOLA KEUANGAN ANDA
Kendalikan Keinginan
5 Tahap Perencanaan Keuangan Bagian (1)
5 Tahap Perencanaan Keuangan Bagian (2)
5 Tahap Perencanaan Keuangan Bagian (3)
5 Tahap Perencanaan Keuangan Bagian (4)
5 Tahap Perencanaan Keuangan Bagian (5)
Sudahkan Anda Check-up Financial?
Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
Rencana Membuat Segalanya Semakin Baik
Apakah Tabungan Anda membuat Anda Semakin Kaya?


INTERNET MARKETING
Berburu Dollar di Internet Yuk...!!
Sambil Chating dapat DUIT..? MAU..???
Klik IKLAN dapat DUIT
Gak Perlu Duit tuk Dapat Duit
Rahasia Penghasilan Rp. 600.000 perHari



WIRAUSAHA
Bisnis Jus Buah
Toko Kelontong


WARALABA (FRANCHICE)
Apa itu Waralaba (Franchice)?
9 Pertanyaan Wajib Sebelum Membeli Hak Waralaba


SAHAM
Kiat Bermain Saham Bagi Pemula
Mari Berburu Saham Halal
Mendulang Emas di Bursa Berjangka


OBLIGASI
Memahami Risiko Obligasi Korporasi
Berpacu Dengan Obligasi


REKSA DANA
Mengombinasikan Risiko


STRATEGI INVESTASI
Memahami Pengukuran Return
Investasi yang Mencoba Mengerti Anda


POLA PIKIR PENGUSAHA
Membangun Wealthy Mindset
Kesalahan-Kesalahan Yang Menghalangi Jalan Menuju Kekayaan
Berhemat atau Meningkatkan Penghasilan?

Saturday, December 20, 2008

Penghasilan Rp. 600 rb perHari

Penghasilan Rp.600.000 perHari... MAU...???


Pusing dengan Kondisi Keuangan Anda?
Pusing mencari lowongan kerjaan
Tidak puas dengan pekerjaan Anda?
Mau kerja dari rumah?

"SELAMAT ANDA TELAH BERHASIL MENEMUKAN JAWABAN atas PERMASALAHAN ANDA DISINI!!"


Anda Bisa Menghasilkan Uang Dengan Mudah Dan Melimpah
Dari Berbagai Bisnis Sederhana Di Internet! Tidak perduli latar belakang, usia, ras Anda, yang penting anda bisa baca dan mau belajar

Saya akan ajarkan kepada Anda berbagai ide sederhana untuk bekerja dari rumah dan mendapatkan uang dengan lebih mudah dan lebih banyak daripada bekerja di kantor dengan cara-cara yang halal, legal, elegan dan terhormat. Bukan bisnis MLM, bukan investasi ribawi, bukan money game, bukan judi, tanpa cari member, tanpa cari downline, apalagi menjadi downline orang lain. Ini BISNIS SPEKTAKULER


MODEL BISNIS yang ANDA sendiri tidak SANGGUP tuk Berkata "TIDAK"

Klik BILLIONAIRES

atau

info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah


Dari 4 Besar Bisnis Online di Indonesia dan ternyata uangpanas.com Juaranya

Berikut ke 4 bisnis tersebut:
1. Uang Panas
2. Asian Brain
3. Bikin Duit
4. Formula Bisnis

Terlihat perbadingan 4 binis online di Indonesia, bahwa uangpanas.com paling di mendominasi selama 3 Bulan belakangan ini sebagian bisnis online yang paling di rekomendasikan oleh orang banyak terlihat dari garis yang berwarna biru yang pasti akan terus bertambah tinggi seiring banyaknya orang yang sudah percaya dan berhasil di bisnis ini, data ini saya kutip dari website : www.alexa.com salah satu website yang menyediakan informasi tentang mobilitas dari setiap website di dunia, anda bisa mencobanya sendiri bila ingin langsung mengetahui buktinya.





Model ke 4 Bisnis diatas sangatlah populer, tinggal anda pilih yang paling anda sukai atau kalau mau tahu saran saya... Anda boleh mulai dari yang ke-1 yaitu uang panas.
Saya menyediakan informasi dan link nomor 1-3 diatas, karena saya sendiri ikut bergabung dan belajar di dalamya. Dan hasilnya memang LUAR BIASA. Suatu Teknik Online yang benar benar Luar biasa dimana Saya sendiri belum pernah melihat teknik seperti diajarkan di dalamya. Materinya sangat sederhana namun mempunyai POWER yang sangat besar untuk kemajuan saya dalam berbisnis online.

Di Zaman sekarang yang serba sulit ini, Apa sih bisa dilakukan tanpa membutuh kan modal yang besar?? atau malah modal NOL Besar??

Jawabannya : Tidak Banyak tetapi ada jika Anda mengetahuinya...

nih... saya beritahu model bisnis dengan MODAL KECIL tapi mempunyai potensi penghasilan yang mancapai 15 juta/ bulan

Klik..........

info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah

Tuesday, September 2, 2008

9 PERTANYAAN WAJIB SEBELUM MEMBELI HAK WARALABA

S. Muharam
SMfr@nchise, June 2003

John Naisbit dalam bukunya yang berjudul Megatrends, menyatakan bahwa waralaba merupakan konsep pemasaran yang paling berhasil selama sejarah umat manusia. Di Amerika Serikat setiap delapan menit sekali dibuka satu outlet waralaba. Hampir 40% dari usaha retail dijalankan dengan konsep waralaba. Di negara yang lebih muda perkembangan waralabanya, misalnya Malaysia, konsep waralaba hanya menguasasi 5% dari total industri retail.

Di Indonesia sendiri saat ini waralaba sudah mulai menunjukkan trend peningkatan dan kerap menjadi topik perbincangan bisnis baik di media maupun dalam praktek keseharian. Akibatnya semakin banyak orang yang tertarik untuk membeli hak waralaba. Namun sayangnya data yang ada menunjukkan bahwa peluang sukses waralaba di Indonesia hanya mencapai sekitar 60% saja. Bandingkan dengan di Amerika Serikat yang dapat mencapai diatas 90%.

Artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan kepada calon pembeli hak waralaba (calon franchisee), berupa pertanyaan-pertanyaan untuk menggali apakah waralaba cocok untuk dirinya atau tidak. Terdapat 10 pertanyaan yang harus dievaluasi, yaitu:

1. Apakah kita bersedia mengambil resiko menjadi seorang wirausaha?

Bagi yang terbiasa menjadi karyawan, kemudian banting stir menjadi pemilik; tentunya pola kerja, sikap dan resiko yang akan dipikulnya berubah 180 derajat. Jam kerja bukan lagi 40-60 jam seminggu namun akan bertambah menjadi 60-70 jam per minggu bahkan lebih. Sudah siapkah kita menghadapi semua ini?

2. Apakah kita akan menyukai cara berbisnis dengan format waralaba?

Banyak franchisee gagal dalam berusaha karena pada saat membeli hak waralaba, ia hanya membayangkan untuk menjadi kaya dan mendapatkan banyak uang. Namun setelah bisnisnya berjalan, ia merasa tertekan dan tidak menyukainya. Akhirnya usaha tersebut gagal.

Paradigma yang menyatakan bahwa memiliki bisnis sendiri berarti kita memiliki kebebasan dalam berkreasi dan mengaktualisasikan diri, harus dibuang jauh-jauh. Jika ingin membeli hak waralaba, kita, walaupun pemilik, harus suka untuk diatur oleh franchisor. Jika kita tipe orang yang tidak suka diatur orang lain, maka waralaba bukanlah bisnis yang tepat.

3. Apakah kita memiliki pengalaman sukses dalam membina hubungan dan berinteraksi dengan orang-orang?

Usaha waralaba banyak terkait dengan hubungan orang ke orang. Hubungan dengan karyawan, pemilik dana, franchisor, suplier maupun pelanggan. Apakah kita memiliki pengalaman sukses dalam membina hubungan dengan orang banyak? Jika ya, maka usaha waralaba mungkin cocok untuk kita.

4. Apakah kita memiliki modal yang cukup untuk membeli hak waralaba?

Banyak usaha waralaba gagal karena kekurangan modal kerja di tengah jalan. Jadi untuk meningkatkan peluang sukses, lebih baik jika kita memiliki modal lebih banyak dari yang disyaratkan oleh franchisor. Untuk itu paling tidak kita musti memperhitungkan modal kerja untuk 6 bulan sampai satu tahun ke depan.

5. Apakah kita telah mempelajari semua dokumen yang berkaitan dengan aspek hukum dari franchisor?

Umumnya sebelum kita memutuskan untuk membeli hak waralaba, Franchisor akan memberikan dokumen penawaran yang dinamakan Franchise Offering Circular. Dalam PP No 16 Tahun 1997 dijelaskan di pasal 3 ayat 1, bahwa di dokumen ini harus tercantum paling sedikit hal mengenai:

a. Pemberi Waralaba, berikut keterangan mengenai kegiatan usahanya;

b. Hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang menjadi objek Waralaba;

c. Persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi Penerima Waralaba;

d. Bantuan atau fasilitas yang ditawarkan Pemberi Waralaba kepada Penerima Waralaba;

e. Hak dan kewajiban Pemberi dan Penerima Waralaba;

f. Pengakhiran, pembatalan, dan perpanjangan perjanjian Waralaba serta hal-hal lain yang perlu diketahui Penerima Waralaba dalam rangka pelaksanaan perjanjian Waralaba.

Selain itu dalam PP yang sama Pasal 3 ayat 2, dicantumkan pula bahwa Pemberi Waralaba (Franchisor) wajib memberikan waktu yang cukup kepada Penerima Waralaba (Franchisee) untuk meneliti hal-hal sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). Di Amerika Serikat, tenggang waktu ini lamanya minimum 10 hari kerja.

6. Apakah Franchisor yang kita minati merupakan perusahaan yang solid, liquid dan sukses?

Franchisor wajib memberikan laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik kepada calon pembeli hak wralabanya. Laporan ini paling tidak membrikan informasi keuangan untuk periode 3 tahun. Selain sisi keuangan, kita juga mesti menilai apakah merek yang akan kita beli cukup dikenal dan memiliki image positif di pasar?

7. Apakah Franchisee yang ada sekarang secara umum gembira dan sukses atas usaha mereka?

Tanyakan pada franchise yang ada saat ini apakah mereka gembira dan puas atas putusan mereka membeli hak waralaba tersebut? Apakah investasi tersebut menguntungkan mereka? Jika jawaban kedua pertanyaan tersebut Ya, mungkin brand waralaba tersebut layak untuk dibeli.

8. Apakah anda menyukai staff franchisor yang mensupport anda?

Salah satu kunci sukses dari waralaba adalah adanya support dan bantuan yang terus menerus dari franchisor melalui staff franchise support mereka. Untuk menciptakan sinergi, maka kita harus cocok dengan staff tersebut. Jika tidak coba diskusikan dengan franchisor apakah dapat dicarikan alternatif staff penganti?

9. Apakah kita mendapat dukungan dari keluarga?

Menjadi franchisee bukanlah pekerjaan paruh waktu, namun peklerjaan full time yang menyita waktu pribadi dan waktu keluarga. Apakah keluarga kita mendukung dalam hal ini?

Jika jawaban atas 9 pertanyaan tersebut positif, maka jangan sia-siakan peluang yang disediakan oleh waralaba. Selamat menjadi kapitalis baru!

Good luck

Sumber http://www.franchise-indonesia.com/?c=fullnews&id=87

Sunday, August 17, 2008

Mendulang Emas di Bursa Berjangka

Emas merupakan jenis komoditas logam mulia berharga. Masyarakat Indonesia umumnya mengenal dekat sarana investasi ini.

Sebagian dari mereka memilih emas sebagai sarana investasinya. Mereka melihat emas bukan saja sebagai sarana investasi akan tetapi juga sebagai tanda tingkat sosial individu di lingkungan sekitar.
Walau pengetahuan mereka terbatas hanya bentuk investasi emas dasar (dalam bentuk perhiasaan) akan tetapi mereka sudah bisa melihat bahwa emas merupakan sarana investasi yang baik buat mereka dalam jangka panjang.

Umumnya, mereka yang menginvestasikan dananya dalam bentuk emas, pasti menginginkan keuntungan, yaitu dengan mendapatkan selisih dari harga beli dan jual. Misalkan, Anda membelinya di harga Rp 90,000/gramnya, Anda akan menjualnya bila harganya naik menjadi Rp 9,200/ gram. Ini yang umum dilakukan.

Dengan bantuan teknologi emas bisa diperjualbelikan sebagai komoditas di perdagangan berjangka (future trading/margin trading). Artinya Anda tidak memegang fisik dari emas yang Anda beli, tetapi hanya memilki bukti administrasi atas kepemilikannya. Hebatnya lagi dengan berinvestasi dalam bursa berjangka, Anda tak harus menyiapkan dana besar atau modal besar.

Transaksi di BBJ

Berinvestasi emas di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) terkesan agak “lain�, karena Anda bisa menjual terlebih dahulu saat harga mahal dan membelinya saat harga murah (sell high, buy low).

Transaksi di Bursa Berjangka merupakan transaksi perdagangan, yakni mengurangi risiko dan sekaligus mencari keuntungan dari selisih jual-beli sebagai akibat perubahan harga komoditas yang diperdagangkan, dalam hal ini adalah emas.

Secara singkat, kontrak dagang berjangka adalah suatu kontrak untuk membeli (long) atau menjual (short) suatu aset dasar yang penyerahannya dilakukan pada masa yang akan datang sesuai harga yang terjadi di bursa saat kontrak jatuh tempo.

Pada posisi jual (short), seorang pelaku akan mengambil posisi jual terhadap komoditas untuk melindungi risiko penurunan harga pada masa mendatang. konkretnya, seorang pelaku memperkirakan bahwa harga komoditas akan menurun, sehingga dia menjualnya saat ini dengan harga yang lebih mahal dan nantinya bisa membeli kembali ketika harga komoditas sudah lebih murah.

Sementara itu, posisi beli (long), seorang pelaku memasang posisi beli pada suatu komoditas. Pertimbangannya, harga komoditas tersebut pada masa mendatang diperkirakan akan naik. Jadi, beli pada saat murah dan nanti bisa menjualnya kembali pada harga yang lebih mahal.
Untuk turut “bermain� emas di bursa berjangka, Anda cukup membayar margin di muka (initial margin) sebesar Rp 4 juta per lot (ukuran kontrak adalah lot, di mana 1 lot sama dengan 1.000 gram emas), dengan membuka rekening di salah satu pialang.

Selanjutnya, nilai per kontrak (lot) akan berfluktuasi seiring dengan naik-turunnya harga emas di bursa. Anda bisa saja menutup posisi Anda walau belum jatuh tempo, caranya dengan mengambil posisi sebaliknya dari posisi awal Anda pada kontrak yang sama.

Simulasi Transaksi Emas di BBJ

Misalkan harga emas pada kontrak berjangka emas (KBE) yang akan jatuh tempo akhir bulan ini berada pada level Rp 100.000 per gram. Ekspektasi Anda, bahwa harga emas dalam beberapa hari ke depan akan mengalami penurunan. Untuk mendapatkan keuntungan dari ekspektasi penurunan harga emas, Anda harus mengambil posisi jual (short) pada kontrak tersebut.

Anda membeli 1 lot KBE yana gkan jatuh tempo di akhir bulan ini, dengan initial margin yang harus disetor sebebsar Rp 4 juta. Andaikan pada hari yang sama, pada saat perdagangan ditutup, harga emas turun ke level Rp 99.000 per gram, pada posisi ini Anda sudah untung sebesar Rp 1 juta (1 lot x (Rp 100 juta – Rp 99 juta)). Dengan memasang posisi jual, Anda telah menjual seharga Rp 100 juta per lot dan sekarang Anda membelinya dengan harga Rp 99 juta.

Kalau keesokan harinya ternyata harga meas terus turun dan ditutup diharga Rp 98.000 per gram, Anda akan untung lagi sebesar Rp 1 juta (1 lot x (Rp 99 juta – Rp 98 juta)). Untuk merealisasi keuntungan, Anda bisa keluar dari “permainan� sebelum kontrak jatuh tempo dengan mengambil posisi beli (long).

Total keuntungan Anda adalah sebebsar Rp 2 juta, di luar biaya transaksi. Keuntungan Anda akan berlipat-lipat dengan semakin banyak jumlah lot yang Anda beli. Sangat menggiurkan bukan? Dengan bermodal Rp 4 juta Anda sudah bisa berdagang emas sebanyak 1 kg, padahal Anda sendiri tidak memiliki emasnya.

Tap apa yang terjadi bila perkiraan Anda meleset, harga emas bukannya turun malah naik, misalkna menjadi Rp 101 per gram. Nilai per lot menjadi Rp 101 juta (Rp 101.000 x 1.000 gram). Anda akan tertimpa kerugian sebesar Rp 1 juta (1 lot x (Rp 100 juta – Rp 101 juta)), sehingga saldo Anda akan berkurang Rp 1 juta menjadai Rp 2 juta. untuk terus “bermain� Anda harus menyetor dana tambahn sebebsar Rp 2 juta sehingga rekenign Anda menjadi sama dengan posisi awal sebesar Rp 4 juta.

Karena dalam “permainan� ini, jika, saldo Anda lebi kecil dari Rp 2,5 juta per lot (maintenance margin) Anda harus menyetor dana tambahan sehingga saldo rekening kembali pada posisi awal, yaitu sebesar Rp 4 juta per lot. Kalau Anda tidak menambahkannya, maka Anda harus keluar dari “permainan�.

Faktor-faktor

Sebelum Anda “bermain� di BBJ tentunya Anda mempertimbangkan beberapa hal, misalkan terkait dengan masalah fundamental komoditi yang Anda ingin “mainkan�. Aspek fundamental terkait dengan stock komoditi tersebut, apakah permintaannya semakin bertambah atau malah berkurang? Dari sisi demand juga perlu dipertimbangkan.

Dan kedua adalah berkaitan dengan aspek teknikal. Dalam hal ini, alat utamanya adalah menggunakan grafik perkembangan harga suatu komoditas dalam kurun waktu tertentu. Ada dua factor yang perlu dipertimbangkan, yakni analisa garis support dan resistance. Yang dimaksud dengan garis support adalah garis yang menghubungkan titik-titik terendah dari harga suatu komoditas, sedangkan garis resistance merupakan garis yang menghubungkan titik-titik tertinggi dari harga.

Berdasarkan pengalaman empiris, seorang pelaku di bursa berjangka dapat mengambil posisi beli jika harga yang terjadi berada diatas garis support dan sebaliknya mengambil posisi jual. Kenapa begitu? Sebab, biasanya, harga akan bernajak naik. Sedangkan, kalau harga sudah berada di bawah garis support, sebaiknya lakukan penjualan.

Jika menggunakan garis resistance, yang perlu diperhatikan adalah apakah harga sudah berada berada di bawah garis tersebut. jika ya, biasanya, harga komoditas akan menurun, sehingga perlu dipertimbngkan untuk mengambil posisi jual.

Strategi yang Perlu Dilakukan

Secara umum sebelum Anda “bermain� di bursa berjangka ada beberapa stratetgi investasi yang sebaiknya dilakukan agar dapat meraih keutungan atau terhindar dari kerugian yang besar.

Yang pertama adalah batasi jumlah transaksi investasi Anda. Dalam praktik, transaksi BBJ harus melalui pialang dana investor wajib menyerahkan sejumlah dana yang disebut sebagai deposit margin yang besranya minimum Rp 10 juta. Tentu saja, setoran yang lebih besar diperkenankan.

Tapi, kalau Anda belum memahami dan merasakan bagaimana bermain di bursa berjangka, jangan tempatkan semua uang Anda disana. Dan ini juga sangat seuai dengan kaidah investasi yang mengatakan “jangan menempatkan semua telur dalam satu keranjang�. Karena itu, kami menganjurkan agar Anda hanya menempatkan sebagian kecil saja sebagai awal. Dan bila Anda semakin mahir, maka tentunya bisa saja Anda menambah kapan saja.

Kedua, bila ternyata pasar sedang stagnan atau tidak terjadi pergerakan harga yang signifikan, ada baiknya Anda mengambil sikap wait and see. Tapi kalau harga bergerak cukup fluktuatif, segera ambil posisi, termasuk keluar dari “permainan� bila ternyata pergerakan harga berbeda dari apa yang diperkirakan. Seorang pialang umumnya memberikan nasihat untuk melakukan cut loss bila floating loss (kerugian yang belum direalisasi) sudah mencapai sekitar 5% dari jumlah dana. Artinya, kalau Anda menanamkan uang sebesar Rp 10 juta dan harga komositas berubah dan Anda harus menanggung rugi sebesar Rp 500,000, keluar saja dari transaksi tersebut.

Sebaliknya, kalau harga bergerak seiring dengan perkiraan Anda dan Anda sudah mendapatkan floating profit, jangan serakah. Eksekusi dapat dilakukan pada saat harga sudah mendekati “optimum� misalnya pada saat harga sudah bergerak naik sekitar 10%.

Ketiga, masukkan aspek psikologis dan capital management dalam mengambil keputusan. Aspek psikologis, terkiat dengan rasa keraguan Anda dalam posisi transaksi yang Anda ambil. Bila dirasa kurang yakin maka keluarlah dari “permainan�.

Tapi tentunya saja jangan hanya keluar saja tanpa ada alasan yang cukup jelas. Selain itu, bila Anda baru saja mendapatkan keuntungan yang besar, jangan terburu-buru untuk menambahkan jumlah investasi Anda, karena hal ini bisa malah menjadi boomerang kepada Anda. bila Anda sedang dalam kebingungan, ada baiknya bila Anda meminta nasehat dari pensehat investasi.

Terkait dengan aspek capital, jangan memaksakan diri Anda. dalam bermain di BBJ Anda perlu mengetahui berapa besar risiko yang bisa ditanggung bila ternyata posisi yang diambil salah. Jangan memaksakan diri untuk menahan floating loss yang terlalu besar karena hal ini akan menyulitkan Anda untuk melakukan recovery.

Demikianlah beberapa hal berkaitan dengan investasi emas di Bursa Berjangka. Yang paling esensial dari berinvestasi adalah jangan pernah berinvestasi kalau Anda tidak paham karakteristik investasi tersebut. Bila Anda tertarik, maka ada baiknya bila Anda mencari perusahaan pialang yang kredibel dan mampu memberikan nasehat yang objektif kepada Anda. Selamat mencoba.

Diambil dari Harian Umum Sore Sinar Harapan Rubrik PERENCANAAN KEUANGAN. Rubrik ini diasuh oleh Tim Indonesia School of Life (ISOL) yakni Andrias Harefa, Roy Sembel, M. Ichsan, Heru Wibawa, dan Parpudi Lubis.

Thursday, July 10, 2008

Klik IKLAN dapat DUIT (PTC)

Hellow temen semuanya… gimana kabar kamu hari ini? So, pasti baik baik saja kan?
Baiklah.. kali ini gue mau cerita bisnis spektakuler yang lain (another business opportunity) yaitu:

(PAID to Click) PTC adalah sebuah program bisnis di internet yang membayar setiap membernya untuk melakukan klik pada halaman tertentu dengan menunggu selama beberapa detik untuk melihat iklan. Ya, Hanya melakukan klik saja!

Singkatnya; semua iklan yang tampil di site anda boleh di KLIK sendiri dan biarkan terbuka selama 30 detik, setelah 30 detik berlalu maka duit masuk ke Account Anda di Bank BCA atau MANDIRI Anda atau dibayar melalui paypal.

SYARAT :
1. RAJIN KE SITE INI (log in)
2. KLIK IKLAN YANG DITAMPILKAN
3. AJAK TEMAN BERGABUNG Refferal)
4. JANGAN LANGGAR TOS
5. TIDAK BOLEH MENDAFTAR LEBIH DARI 1
6. TIDAK BOLEH MEMALSUKAN DATA

BERAPA ANDA DI BAYAR?
Nilai Klik: Rp. 100,- (Premium Member: Rp. 150,-)
Refferal Klik: Rp. 50,- (Premium Member: Rp. 100,-)
Min Payout: Rp. 50.000,-
Cara Pembayaran: lewat Bank BCA dan Mandiri ( Bank lain dikenakan biaya tambahan)
Keterangan: Situs PTC terbesar di Indonesia saat ini


OK, Mari saya perlihatkan contoh perhitungan POTENSIAL PENGHASILAN ANDA di PTC KlikRupiah, misalnya, tuk FREE MEMBER ( Rp. 100 / klik )
Iklan yg ada di web replika Anda ada 7 - 10 iklan yg bisa Anda klik setiap harinya... dan Anda mendapat kan temen yg lansung bergabung melalui web replika Anda ada 20 orang
Maka penghasilan Anda adalah

1) 10 klik x 10 iklan/hari x Rp. 100/ klik iklan = Rp1.000/hari atau Rp. 30.000 / Bulan
2) 20 orang x 10 klik/ orang x 10 iklan /hari x Rp. 50/klik iklan = Rp100.000/hari atau Rp. 3.000.000/ bulan

-------------------------------------------------------------------------
TOTAL = Rp. 3.030.000/bulan


Atau kalau Anda bisa dapat 100 temen maka penghasilan Anda adalah;

1) 10 klik x 10 iklan/hari x Rp. 100/ klik iklan = Rp 1.000 /hari atau Rp.30.000 / Bulan
2) 100 orang x 10 klik/ orang x 10 iklan /hari x Rp. 50/ klik iklan = Rp.500.000/hari atau Rp. 15.000.000 /bulan
----------------------------------------------------------------------
TOTAL = Rp. 15.030.000 / bulan


Bagaimana? DAFTAR nya GRATIS tapi PENGHASILANNYA

Rp. 15 JUTA / bulan Bok....

Tugas Anda hanya promosi dan klik iklan sendiri........ MUANTAP GAK...????
Click ...... See ...... Earn Money --- Binggooo...

OK BURUAN daftar ya... Klik Join KLIK IKLAN DAPAT DUIT
INI BUKAN TIPUAN tapi beneran

Gak ada Ruginya kalau Anda ikut Gabung toh... DAFTAR nya GRATIS.... BENER GAK...???
Coba aja ok....

Bagaimana?????

Ya...!!! saudara fbgn saya mau JOIN

Catatan. Refferal adalah: orang yg bergabung lewat web replika kamu

Ok.. Mari BERGABUNGLAH…... Klik





Ayo… Kamu Ada alasan apa lagi sih… Hmm… Jangan Takut Anda Pasti dibayar..


Bagaimana Cara Promosi?
1. Di dalam site ini masing masing member mendapatkan replica website yang disertai dgn ID pribadi anda.
2. Bergabunglah di website Social Network yang lain, cth. Friendster, multiply, tagged, Indonesia cupid dll. Dan promosikanlah kepada semua teman Anda dalam Web Social tersebut.
3. Jangan Menyerah Lakukan terus menerus

Apa itu Referal ?
Jawab: Referal itu adalah orang yang daftar di bawah Anda

Bagaimana site ini membayar Anda ?
Jawab: Anda dibayar melalui Bank BCA atau Bank MANDIRI atau melalui sistem paypal

Berapa banyak member di indonesia ?
Jawab: masih ratusan

Dari mana perusahaan ini membayar kita ?
Jawab: Dari iklan iklan yang nongol di sitenya, LOGIKANYA
Perusahaan XY pasang iklan di situs PTC ---> Perusahaan XY bayar iklan ke Owner PTC --> pemasukan buat PTC --> berbagi keuntungan dengan para membernya.
Sanagt Logos kan!!

Ok.. Mari BERGABUNGLAH…
Bagaimana Cara Bergabung???
klik
Klik IKLAN dapat DUIT




Ini Baru satu PTC dari Indonesia, Saran saya Anda Mendaftar di berbagai situs PTC lain baik dari dalam negeri ataupun luar negeri. Nah Kalau Anda Punya 10 situs PTC bisa dihitung Penghasilan Anda Akan Mengalir Tanpa Henti.

Berikut ini saya berikan situs PTC yang lain, Anda tinggal klik saja link dibawah dan langsung SIGN UP / DAFTAR






Sedangkan Untuk PTC dari Luar Negeri misalnya adalah adalah;

BUX TO




Dan Masih Banyak Lagi koleksi saya MAU Langsung JOIN KLIK Earn Money

Baiklah, Sekian Dulu Info Bisnis Kali ini…… SEGERA BERGABUNG dan NIKMATI… YOU ARE THE NEXT BILLIONER

Selamat, SEMOGA SUKSES.
fbgn

Thursday, June 19, 2008

Sambil CHATING dapat DUIT?

salam... Kita ketemu lagi, Kali ini gue mau ifo bisnis yang spektakuler.. sambil cari temen / chating dari internet bisa dapat DUIT


gini teman semua tentu tau yang namanya friendster, zorpia, tagged, dll ?
ini adalah tempat kita nyari temen/pasangan/chating dll

disini adalagi yang sambil chating cari teman tapi dapat duit

SYARAT :
1. KUDU RAJIN KE SITE INI
2. SERING BIKIN BLOG
3. CARI TEMAN
4. AJAK TEMAN BERGABUNG
5. BERGABUNG DI CLUB
6. TIDAK BOLEH MENDAFTAR LEBIH DARI 1
7. TIDAK BOLEH MEMALSUKAN DATA
8. NO SARA, NO SEX, AND NO PORNO AKSI DAN NO PORNOGRAFI
9. Minimal 1 bulan 1000Impressions (View Site)

Ketika siapa saja membuka halaman ini, maka akan dihitung 1:
1. halaman profil kamu
2. halaman blog kamu
3. melihat semua teman kamu (all friends)
4. melihal semua komentar kamu
5. halaman picture kamu
6. jika seseorang melihat halaman layout kamu.
DLL masih banyak lagi

gw akan berbagi informasi penting buat teman teman, dan gw jamin ngga bakalan rugi teman teman mendapatkan informasi dari gw....

dan satu hal lagi biar teman teman tidak terlalu penasaran......
baru-baru ini gw menemui site yang serupa seperti friendster / tagged dan sejenisnya....

akan kegiatan kita di sini kita di bayar oleh site tersebut.....
dan site ini adalah site pertama di dunia dan berslogan
YUWIE WHERE THIS SITE PAY SOCIALIZE....

untuk Mendaftar kamu klik aja link berikut: Sambil Nyari Temen Jadi MILLIONER

SETELAH ADA TAMPILAN SITE TERSEBUT MAKA LANGKAH LANGKAH NYA ADALAH
1. Klik Sign Up

Langkah 1 :
2. Isi Email, COnfirm Email, Password, COnfirm Password
3. First name dan last name harus sesuai dengan nama asli
4. Gender
5. Tempat tanggal lahir
6. Country : cari Indonesia
7. 5 Digit Zip (Kode pos area kamu tinggal)
8. Personal URL kamu isi juga
9. Pilih security question yang kamu suka
10. Cheklist (I Accept dan I Understand)
NEXT

Langkah 2 :
1. Isi Securiti Kode paling bawah
2. Step/Langkah 3 dan 4 itu hanya iklan di SKIP saja

Langkah 3 :
1. Buka Email kamu dan buka email dari Confirmasi Yuwie
2. Copy / klik link confirm
3. login

Jika Langkah semua sudah benar maka akan ada confirmasi ke email kamu dan segera aktifkan dgn mengklik link yang diminta. Jadi deh kamu bisa nyari teman sebanyak banyaknya dan kamu dapat DUIT

Kalau masih Bingung tanyakan lewat email gue ke tegerndu@gmail.com

disini 75%-80% membernya selalu online

tenang PENDAFTARAN GRATIIIISSSSS, Kita daftar selain dapat teman kita juga dapet uang..... SEKALI LAGI TIDAK DI PUNGUT BIAYA SAMA SEKALI....

di bawah ini adalah perhitungan pendapatan kita dengan perhitungan 3 referal di bawah kita hingga ke level 10.

Level | Ref | ImprS| Ttl View| Earning | Dalam rupiah
----------------------------------------------
Level 1 | 3 | 1000 | 3000 | $0,15 | Rp1.351,50
----------------------------------------------
Level 2 | 9 | 1000 | 9000 | $0,45 | Rp4.054,50
---------------------------------------------
Level 3 | 27 | 1000 | 27000 | $1,35 | Rp12.163,50
-------------------------------------------------
Level 4 | 81 | 1000 | 81000 | $4,05 | Rp36.490,50
-------------------------------------------------
Level 5 | 243 | 1000 | 243000 | $12,15 | Rp109.471,50
-----------------------------------------------------
Level 6 | 729 | 1000 | 729000 | $36,45 | Rp328.414,50
-----------------------------------------------------
Level 7 | 2187 | 1000 | 2187000 | $109,35 | Rp985.243,50
--------------------------------------------------------
Level 8 | 6561 | 1000 | 6561000 | $328,05 | Rp2.955.730,50
----------------------------------------------------------
Level 9 | 19683 | 1000 | 19683000| $984,15 | Rp8.867.191,50
----------------------------------------------------------
Level 10 | 59049 | 1000 | 59049000| $2.952,45| Rp26.601.574,50
-------------------------------------------------------------

Maka Pendapatan kita adalah Rp. 26.601.574.50 / Bln
APA ANDA KURANG DENGAN NILAI SEGINI ?
Tentu harus lebih berusaha lagi untuk bisa lebih

Kok seperti MLM ?
- Yups ini menggunakan metode MLM tapi inget teman teman jangan berpikiran ini bayar, SEKALI LAGI YA SEKALI LAGI INI TIDAK DI PUNGUT BIAYA, semangkin banyak yang kita ajak semangkin besar pendapatan kita ASAL KITA AKTIF UNTUK MENGAJAK TEMAN DAN BERAKTIFITAS DI SITE ITU

apa itu Referal ?
-Referal itu adalah orang yang di bawah kamu yang ikut join

Apa Itu Impressions ?
-Impressions adalah dimana kita per halaman site maka terhitung 1 halaman 1 impressions, orang lain melihat kita juga termasuk impressions kita, jadi kita harus memperbanyak teman DAN ranjin rajin buat blog

bagaimana site ini membayar kita ?
- ada 2 cara site ini membayar kita
1. melalupi paypal.com
2. melalui chek yang dikirim kealamat rumah kita

Kapan site ini berdirinya ?
- site ini berdirinya tahun 2007-2008

Berapa banyak member di indonesia ?
- masih ratusan

dari mana perusahaan ini membayar kita ?
- dari iklan iklan yang nongol di sitenya, LOGIKANYA
perusahaan pasang iklan ke site ini ---> bayar iklan --> pemasukan buat site ini --> berbagi keuntungan dengan para membernya.


Tentu anda akan berpikir ini sulit :
Seperti halnya dgn Sistem Operasi komputer, saat ini kan kita terbiasa dgn Windows yg pada kenyataannya lebih familiar, tetapi akhirnya diharuskan bayar. Padahal ada sistem operasi seperti Linux yg gratis, tetapi mayoritas memilih Windows kan?
Begitulah perumpamaannya. mungkin salah satu jalannya dgn mengajak langsung melihat orang2 yg akan kita ajak dan memperlihatkan situasi di yuwie.

NAH.... SEKARANG UDAH ADA GILIRANNYA YANG GRATISSS MASA NGGA MAU ?

ayoooo segera bergabung di site ini..... Langsung aja Klik Sambil Nyari Temen Jadi MILLIONER


SEKALI LAGI INI GRATIS..........

MAU JADI MILLIONER KAN? AYO... BURUAN DAFTAR dan segera INVITE all YOUR FRIENDS... MONEY is COMING to YOU

Klik Sambil Nyari Temen Jadi MILLIONER

ok
salam

Sunday, May 18, 2008

Mengombinasikan Risiko

Salah satu terobosan investasi di reksa dana campuran dikeluarkan oleh perusahaan manajer investasi PT. Fortis Investment. Perusahaan ini mengeluarkan reksa dana campuran bernama Fortis Comoditas Plus.
Apa bedanya reksa dana ini dengan reksa dana campuran yang lain? Kalau reksa dana campuran pada umumnya mengombinasikan investasinya di saham dengan pasar uang dan surat utang. Fortis Comoditas Plus juga melakukan hal yang sama.
Bedanya, saat berinvestasi di saham, reksa dana campuran ini memilih masuk ke saham sektor komoditas dan industri. Saham sektor komoditas antara lain perusahaan agrikultur dan pertambangan.
Alasannya PT. Fortis invesment melihat peluang keuntungan dari menggeliatnya saham di sektor komoditas dan industri. Namur, Presiden Direktur PT. Fortis Invesment Eko P. Pratomo menyatakan tidak akan berinvestasi langsung di bursa komoditas.
Yang dimaksud berinvestasi di saham komoditas dan industri adalah membeli saham di Bursa Efek Indonesia yang bergerak disektor komoditas dan industri yang mencakup sektor pertambangan, agrikultur, infrastruktur, industri dasar dan kimia, utilitas, transportasi, perdagangan dan pelayanan.
Benarkah saham komoditas dan industri menjanjikan keuntungan menarik? Mengingat harga produk komoditas bergantung pada harga di pasar dunia. Sementara pertumbuhan di sektor industri dipengaruhi oleh kondisi perekonomian.
Terhadap perkembangan saham sektor komoditas dan industri tahun ini, analis pasar modal PT. Hortus Danavest Tbk Andrian Rusmana memperkirakan kalau saham perusahaan comoditas penghasil kelapa sawit, seperti Astra Agro Lestari atau London Sumatera plantations sampai semestre I/2008 masih bagus.
Namun, dia memprediksikan potensi keuntungan perusahaan kelapa sawit memasuki semester kedua akan semakin menurun karena harga kelapa sawit menunjukan kecenderungan turun.
Penurunan harga kelapa sawit itu mungkin disebabkan oleh menurunnya permintaan. Sedangkan pergerakan saham Aneka Tambang diprediksikan datar karena harga nikel tidak setinggi tahun lalu. Saham timah masih baik karena harga timah cenderung naik.
Adapun saham telekomunikasi diyakini masih prospektif. Meski secara umum saham komoditas dan infrastruktur prospektif, Adrian yang telah lebih dari 10 tahun berkiprah di pasar modal menyarankan agar manager investasi reksa dana tidak membeli saham comoditas dan industri saat ini karena sahamnya sudah mahal.
Membeli saham, sebaiknya dilakukan saat harganya dilevel yang murah. Menyadari di pasar saham itu, Eko mengatakan baru akan menempatkan sebagian dana reksa dana di saham tersebut, saat pasar sedang terkoreksi.
Idealnya investasi di reksa dana memang untuk tujuan jangka panjang. Komposisi investasi di reksa dana campuran menarik karena memadukan pilihan investasi berisiko tinggi yakni di saham dan moderat di surat utang.

Moderat-agresif
Reksa dana campuran ini cocok untuk investor yang bertipikal moderat dan agresif. Selain itu, dalam situasi ekonomi yang sangat tidak stabil ini, berhati-hati dalam memilih produk investasi adalah langkah yang tepat.
Salah satu alternatif, mungkin dengan membeli reksa dana campuran Fortis Komoditas Plus. Reksa dana campuran ini bisa dibeli dengan setoran awal sebesar RP 20 juta di cantor Bank HSBC mulai 5 Mei 2008.
Eko sebagaim manager investasi memang tidak menjanjikan keuntungn yang akan diperoleh investor. Namun, rekam jejak manajer investasi ini bisa menjadi bahan pertimbangan, karena beragam penghargaan sebagai reksa dana terbaik telah diperoleh Fortis.
Sebagai gambaran, produk reksa dana campuran yang dikeluarkan Fortis pada 2005, yaitu Fortis Equitra memberikan return 40% pada 2007 dan Sejak diterbitkan telah memberikan return 90%.
Sebagai pengelola dana, Fortis Invesments memungut biaya imbal jasa manajer investasi maksimum sebesar2,5% sedangkan imbal jasa bank kustodian minimum 0,2% dan maksimum 0,25%. Sedangkan untuk biaya pembelian unit penyertaan maksimum sebesar 2% dari nilai transaksi pembelian dan biaya penjualan kembali sebesar 2%.
Berinvestasi dereksa dana memang menjadi alternative menarik saat suku bunga deposito rendah. Reksa dana cocok untuk investor yang menginginkan imbal hasil lebih tinggi dari pada bank, tetapi kurang menyukai risiko.

Karakteristik reksa dana

Produk pasar modal yang bisa dibeli oleh investor ritel
Produk investasi kolektif yang bisa dengan setoran modal murah dibandingkan dengan bila investasi langsung ke pasar modal
Investasi yang dikelola oleh manajer investasi
Potensi keuntungan dari return dan kenaikan harga reksadana di pasar sekunder

Suli H. Murwani,
Busnis Indonesia 18 Mei 2008

Investasi yang Mencoba Mengerti Anda

Kita berada pada sebuah era bahwa apapun seolah tak pernah tidur. The real World is never sleep. Itu Belum cukup. Kini kita juga berada pada era The World is flat. Semuanya berkat dukungan teknologi informasi.
Kini, orang resah apabila orang kehilangan informasi atau tak dapat berkomunikasi lewat ponsel. Rasanya ada yang kurang apabila ponsel tak ada di saku. Lebih baik ketinggalan dompet daripada ketinggalan ponsel. Begitu kata orang.
Dalam menyikapi era ledakan informasi ini, penulis senantiasa berpesan bahwa tidak semua informasi itu berharga dan mempunya value bagi setiap orang. Artinya, informasi yang berharga bagi seseorang Belem tentu mempunyai value bagi orang lain, kecuali informasi yang bersifat umum dan dibutuhkan semua orang. Dulu informasi cuaca diabaikan banyak orang. Namur, saat ini informasi cuaca menjadi bagian penting dalam kehidupan agar orang bisa selamat dari bencana, misalnya.
Saya juga Amat yakin saat ini informasi keuangan juga Amat dibutuhkan. Lihat saja, apabila seseorang mempunyai sedikit uang untuk ditabung, muncul kebingungan karena menabung di bank sudah tidak menarik lagi.
Dengan demikian, masyarakat mulai sadar bahwa dengan bahasa yang sederhana dikatakan menitipkan uang di bank perlu biaya penitipan. Bukankah jumlah uang semakin menipis? Deposito menjadi alternatif pilihan meski tidak lagi menjanjikan.
Lalu harus kemana berinvestasi? Peluang ini ditangkap dan dimanfaatkan para manajer investasi untuk senantiasa memberikan value kepada para pemilik dana, baik yang sedikit maupun yang banyak, mulailah ditawarkan instrumen-instrumen keuangan seperti reksa dana sampai saham, bahkan sampai stock option.
Mengertilah dengan baik semua aturan mainnya, mengertilah dengan baik risiko yang timbul, barulah para pemilik dana kecil maupun besar melakukan investasi dengan instrumen-instrumen investís yang sangat bervariasi. Janganlah ikut-ikutan.
Carilah investasi yang sesuai dengan hati nurani sehingga di dapatkan investasi yang aman, damai dan sejahtera, bukan investasi yang penuh emosi, meledak-ledak, bahkan sampai mempunyai tingkat agresivitas tinggi yang membuat anda sulit tidur. Bisa fatal akibatnya.
Salah satu yang coba dikoupas dan menjadi pertimbangan banyak orang adalah investasi reksadana yang ditawarkan Fortis Pesona Amanah dan Equitra Amanah. Sifatnya adalah investasi yang mencoba untuk mengerti anda.
Pengamatan menunjukan investasi tersebut menjadi tren saat ini. Masih diperlukan edukasi dan sosialisasi yang tinggi bagi masyarakat awam akan kelebihan dan kekurangan investasi yang tentu saja bermanfaat bagi masyarakat luas, apalagi menghadapi kejolak keuangan dunia saat ini yang semakin tidak menentu dan ketergantungan yang sangat besar detengan gonjang-ganjing perkembangan keuanagn dunia.
Bijaksanalah dalam bertindak dan hati-hatilah dalam melakukan investasi serta mengertilah secara gamblang akan segala kelebihan dan kekurangan setiap instrumen investasi. Banyaklah bertanya kepada ahlinya apabila anda tidak mengerti. Selamat berinvestasi.

Goenawan Loekito,
Bisnis Indonesia 18 Mei 2008

Berhemat atau Meningkatkan Penghasilan?

Kunjungan ke dokter gigi selalu membuat saya takut. Begitulah di suatu pagi saya duduk dengan canggung dan keringat dingin persis seperti pertama kali wawancara kerja. Apalagi ditambah suara mesin bor gigi membuat saya makin ngilu.
Majalah yang dari tadi saya bolak-balik terjatuh begitu nama saya dipanggil. Keadaan lebih memalukan lagi di dalam kamar praktik dokter gigi. Jangankan membuka suara, membuka mulut nyaris tak bisa saya lakukan tanpa gemetaran. “Ya….sudah selesai”, jadi kalimat yang paling membahagiakan yang saya dengar hari itu.
Dengan harga-harga yang makin melambung, kita pun mau tidak mau harus berhadapan dengan sesuatu yang menakutkan dan boleh kita sebut kesulitan hidup. Mulai dari harga BBM yang akan naik 10%-30% dan tentunya sembilan bahan pokok kebutuhan pokok rumah tangga. Kabarnya, bu-ibu bingung sebab uang belanja yang biasanya cukup untuk satu hari, kini habis sampai makan siang saja.
Tenang, lonjakan harga adalah kejadian yang berulang, seperti sakit gigi. Anda hanya perlu mengatasi rasa takut ke dokter gigi. Artinya anda sedikit frustasi tetapi jangan sampai kehilangan semangat sebab ada semacam berkah tersembunyi. Kondisi ini membuat paling tidak perilaku konsumsi menjadi lebih rasional.

Berhemat
Mau tidak mau lonjakan harga yang tidak diimbangi naiknya pendapatan, membuat kita harus melakukan penyesuaian gaya hidup menjadi lebih rasional. Terpangkasnya pengeluaran membuat kita berpikir ulang setiap kali membeli barang. Kita melakukan penghematan antara lain :

1. Mengendalikan hasrat atau keinginan
Bedakan antara keinginan dan kebutuhan. Berbelanjalah berdasarkan kebutuhandan perhitungkan mana kebutuhan pokok dan mana kebutuhan yang masih bisa disesuaikan dengan anggarannya. Jangan jadikan gengsi sebagai prioritas dalam berbelanja. Keterbatasan anggaran membuat perbaikan perilaku belanja semakin penting. Mungkin tidak ada anggaran lagi untuk membeli pakaian, sepatu atau aksesori yang bermerek, juga gonta ganti handphone hanya sekedar menjaga gengsi. Terapkanlah bisa tampil rapi dan hemat biaya.

2. Kurangi frekuensi bepergian ke pusat perbelanjaan.
Buatlah daftar kebutuhan terlebih dahulu dan berbelanjalah barang yang hanya terdapat dalam daftar belanja. Mungkin tidak perlu selalu mengajak si kecil ikut berbelanja, usahakan langsung menuju rak atau counter yang sudah direncanakan.

3. Cobalah lebih memperhatikan berbagai cara menghindari sakit agar bisa menghindari mahalnya biaya kesehatan, misalnya menghindari stress, karena banyak penyakit yang terpicu oleh gangguan psikis. Terapkan pola makan sehat, juga lakukan olah raga secara rutin untuk meningkatkan kebugaran tubuh tanpa bantuan suplemen.

4. Lakukan strategi meminimalkan beban rekening listrik, telepon dan air. Misalnya, gunakan alat listrik berdaya rendah dan hematlah penggunaannya. Terapkan juga cara penghematan telepon biasa dan pulsa HP. Irit juga dalam penggunaan air, jadwalkan pengguanaan pompa listrik, gunakan air 1-2 untuk cuci mobil, karena selang air membuat air bersih banyak terbuang.

5. Rekreasi perlu, tetapi tidak harus mal. Cobalah menggali hakikat rekreasi dari hal-hal yang sederhana. Misalnya melakukan kegiatan bersama keluarga dirumah. Intinya, pemangkasan biaya rekreasi tidak harus mengurangi makna rekreasi itu sendiri.

Banyak sekali ide penghematan dalam rangka menyiasati kenaikan harga saat penghasilan Belem bertambah. Dengan sedikit kreatifitas dan kerja sama seluruh anggota keluarga maka penghematan bisa membantu anda menyelesaikan masalah ini dalam jangka pendek, sambil secara pelan-pelan dalam jangka panjang Anda melakukan usaha-usaha menambah penghasilan. Ya betul, penghematan saja tidak cukup jika tidak diikuti dengan peningkatan penghasilan. Sebab kenaikan harga-harga akan terus terjadi tahun depan, akibatnya pengeluaran kembali naik. Jika tidak di ikuti dengan kenaikan penghasilan, jangankan berinvestasi, untuk kebutuhan harian pun pas-pasan.

Multikarier
Dalam ketidakpastian ekonomi memiliki beberapa sumber pendapatan adalah cara yang realistis agar keluarga dapat meningkatkan penghasilannya. Kalau begitu, mengapa hanya, menekuni satu bidang pekerjaan? Mengapa tidak menjalankan beberapa profesi bersamaan? Secara finansial Anda tetap aman karena tidak perlu meninggalkan pekerjaan utama, sambil mempelajari sesuatu yang baru. Lagipula memiliki multikarier memberikan Anda keseimbangan agar tidak kelelahanatau kehilangan minat terhadap pekerjaan utama.

Orang yang memiliki multikarier bererti memiliki dan menjalankan beberapa jenis peerjaan sekaligus. Mereka ingin menjajal kemampuan dibidang lainnya tanpa harus mengorbankan pekerjaan formalnya saat ini.

Misalnya, seseorang pada jamkerja biasa bekerja sebagai seorang karyawan di bagian akunting, kemudian seminggu tiga kali pada sore hari dia menjadi pelatih fitnes di sebuah pusat kebugaran. Pada akhir pekan dia berjualan batik di berbagai bazar. Faktanya, didunia korporasi para pekerja tidak memberikan 100% waktu mereka, melaikan memberikan komitmen 80% dari waktu kerja mereka dan melihat-lihat kalau ada peluang melakukan hal lain.
Golongan orang diluar kelas pekerja pun, umumnya menerapkan waktu kerja secara fleksibel. Jadi konsep bekerja paruh waktu belum sepenuhnya diterima tetapi makin banyak diminati. Yang patut diingat, menjalankan multikarier adalah proses perkembangan tanpa kehilangan keamanan dari pekerjaan atau kehilangan kepercayaan diri atas keahlian Anda. Selamat mencoba.

Mike R. Sutikno
Bisnis Indonesia 18 mei 2008

Sunday, May 11, 2008

Apa itu Waralaba (Franchice)?

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 tahun 2007

Pasal 1
Ayat 1

Waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian Waralaba.

Ayat 2
Pemberi Waralaba adalah orang perseorangan atau badan usaha yang memberika hak untuk memanfaatkan dan/atau menggunakan Waralaba yang dimilikinya kepada penerima Waralaba.

Ayat 3
Penerima Waralaba adalah orang perseorangan atau badan usaha yang diberikan hak oleh pemberi Waralaba untuk memanfaatkan dan/atau menggunakan Waralaba yang dimiliki pemberi Waralaba

Pasal 3
Waralaba harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
a.Memiliki ciri khas usaha
b.Terbukti sudah memberikan keuntungan
c.Memiliki standar atas pelayanan dan barang dan/atau jasa yang ditawarkan ysng dibuat secara tertulis
d.Mudah diajarkan dan diaplikasikan
e.Adanya dukungan yang berkesinambungan, dan
f.Hak kekayaan intelektual yang telah terdaftar

Pasal 8
Pemberi waralaba wajibmemberikan pembinaan dalam bentuk pelatihan, bimbingan operasional, manajemen, pemasaran, penelitian dan pengembangan kepada Penerima Waralaba secara berkesinambungan

Pasal 9
Ayat 1
Pemberi waralaba dan penerima waralaba mengutamakan penggunan barang dan/atau jasa hasil produksi dalam negeri sepanjang memenuhi standar mutu barang dan/atau jasa yang ditetapkan secara tertulis oleh pemberi waralaba

Ayat 2
Pemberi waralaba harus bekerja sama dengan pengusaha kecil dan menengah didaerah setempat sebagai penerima waralaba atau pemasok barang dan/atau jasa sepanjang memenuhi ketentuan persyaratan yang ditetapkan oleh pemberi waralaba.

Pasal 10
Ayat 1

Pemberi waralaba wajib mendaftarkan prospektur penawaran waralaba sebelum membuat perjanjian waralaba dengan penerima waralaba

Pasal 11
Ayat 1

Penerima waralaba wajib mendaftarkan perjanjian waralaba

Pasal 16
Ayat 1

Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota sesuai kewenangannya masing-masing dapat mengenakan sangsi administrative bagi pemberi waralabadan penerima waralaba yang melanggar ketentuan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 8, pasal 10, dan/atau pasal 11.

Ayat 2
Sanksi dapat berupa
a.peringatan tertulis
b.Denda dan/atau
c.Pencabutan surat tanda pendaftaran waralaba (STPW)

Pasal 17
Ayat 1
Sanksi administratif berupa peringatan tertulis sebagaimana dimaksud dalam pasal 16 ayat 2 huruf a, dikenakan kepada pemberi waralaba dan penerima waralaba yang melanggar ketentuan sebagai mana dimaksud dalam pasal 8, pasal 10, dan pasal 11.

Pasal 18
Ayat 1

Sanksi administratif berupa denda sebagaimana dimaksud dalam pasal 16 ayat 2 huruf b, dikenakan kepada pemberi waralaba yang tidak melakukan pendaftaran prospektus penawaran waralaba sebagaimana yang diamaksud salam pasal 10 atau penerima waralaba yang tidak melakukan pendaftaran perjanjian waralaba sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 11 setelah diterbitkannya surat peringatan.

Ayat 2
Denda sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dikenakan paling banyak Rp 100.000.000.

Ayat 3
Sanksi administrasi berupa pencabutan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba sebagaimana dimaksud dalam pasal 16 ayat 2 huruf c, dikenakan kepada pemberi waralaba sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 setelah diterbitkannya surat peringatan tertulis ke tiga.

Sunday, March 23, 2008

Membangun Wealthy Mindset

I made a small fortune. I made a lot of money and I made alot of people wealthy. (JIM CRAMET)


Buku yang ditulis Steve Mariotti dan Mike Caslin benar-benar bacaan yang menarik. Buku berjudul The Very-Very Rich ini memuat kisah spektakuler orang-orang terkaya di dunia. Saat usai membaca kisah demi kisah, saya menemukan kemiripan yang menjadi benang merah diantara para billionaire itu.

Ada satu hal menarik. Meskipun mereka berasal dari latar belakang hidup yang berbeda, tapi mereka mempunyai persepsi yang sama terhadap uang. Inilah konsep yang saya dapatkan dari Bob Proctor, seorang Trainer terkemuka di bidang financial awareness tentang wealthy mindset atau pola pikir orang kaya.

Secara umum, wealthy mindset diartikan sebagai sebuah pola pikir, apapun kondisi dan situasi orang saat ini, memandang positif hidup finansialnya. Selama Anda terus melihat diri Anda bermandikan kelimpahruahan finansial, sikap dan tindakan Anda itu akan memanifestasikan kondisi keuangan yang Anda dambakan. Bila Anda memiliki wealthy mindset ini, pikiran Anda akan berdampak pada tindakan. Laksana sentuhan Midas yang menjadikan apapun yang di kerjakan saat ini menghasilkan kelimpahan.

Setiap hari kita bisa menciptakan mindset ini dalam diri kita sendiri. Ada beberapa tips yang layak diperhatikan.

1. Anda perlu mengatasi keyakinan yang membatasi Anda saat ini soal uang. Ternyata, banyak orang tanpa sadar memiliki keyakinan keliru soal uang. Dalam sebuah seminar, saya beberapa kali melakukan "sentence completion test" dimana para peserta saya minta melengkapi kalimat yang ada. Tatkala saya mengatakan "uang adalah..." ada yang menyahut "bikin repot," "susah dicari," "butuh perjuangan besar untuk mendapatkannya." Bahkan ada yang lebih parah mengatakan "uang sebagai akar dari segala kejahatan."

Keyakinan ini tanpa disadari telah membatasi kemampuan mereka untuk hidup nyaman dengan uang. Memang kita tidak mau ambisius mengangung-agungkan uang. Namun, pandangan yang tepat soal uang merupakan kunci kepemilikan uang atas uang secara sehat. Problemnya, ada yang terlalu overvalue pada uang sehinggabersikap kikir dan tamak. Ada pula yang bersikap mudah dengan uang sehingga segala yang diperoleh malah hilang. Lain lagi dengan orang yang yakin bahwa uang susah didapat. Asal tau saja, kita akan sulit mendapatkan dan memelihara apa saja kalau kita tidak mampu beresonansi dengan baik. Pikiran dan sikap kita seharusnya beresonansi secara nyaman dengan uang. Faktanya, uang tidak mempunyai nilai absolute pada dirinya sendiri. Nilai yang didapat lewat proses memperoleh dan kegunaan uang itulah yang membuatnya berharga. Misalnya, uang bisa membuat hidup lebih nyaman, bisa ditukar dengan barang-barang kebutuhan, dan bahkan dalam jumlah yang cukup mampu membebaskan kita dari problem finansial. Artinya, keluarga juga bisa merasa aman-aman saja. Uang juga bisa membantu kita dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik.

Jadi, uang bukanlah sesuatu yang buruk maupun jahat. Ia menjadi hamba yang baik, tetapi tuan yang jahat. Pikiran yang nyaman dengan uang akan menjadi magnet bagi uang untuk singgah dalam kehidupan kita.

2. Membangun mindset adalah putuskanlah Anda ingin menjadi Kaya. Jangan hanya berhenti disini saja. Anda harus mempunyai alasan yang tepat mengapa Anda ingin menjadi Kaya. Ada hukum tak tertulis, "orang tetap miskin karena mereka belum memutuskan ingin menjadi kaya." Katakan "ya" pada kekayaan dan berupayalah mencapainya. Alasan yang mendasari hendaklah bisa diterima secara logis dan emosional.

3. Putuskan seberapa sesungguhnya yang Anda inginkan. Misalnya, rekening Anda dengan Rp. 2 juta setiap bulannya memang mencukupi. Namun, Anda ingin Rp. 50 juta perbulannya. Mungkin Anda butuh cara lain. Yang terpenting, upaya menyiapkan pikiran dan hati. Kita tidak boleh mengada-ada. Butuh sikap bijaksana.

4. Lakukan Brainstorming untuk menentukan bagaimana cara mendapatkan apa yang Anda inginkan. Pikiran harus dibiarkan berkembang mencari peluang demi mewujudkan cita-cita Anda. Mungkin awalnya Anda harus mulai dengan mendaftar 10 hingga 20 ide yang bisa Anda coba. Sebagai contoh Jeff Bezos memelopori amazon.com memulai dengan membuat 20 daftar barang yang ingin ia jual melalui internet. Awalnya, sama sekali tidak terpikir bahwa bukulah yang akan laku ia jual. Namun, ia mencoba-coba berbagai idenya dan ternyata buku menjadi pilihannya yang terbaik.

5. Bayangkan seandainya Anda sudah bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan. Lima tahun sebelum membeli rumahnya yang mewah, John Assaraf, salah seorang pengajar dalam buku The Secret telah membayangkannya setip hari didalam Vision Board yang ia buat.

Jim Carrey, salah seorang bintang hollywood menuliskan cek senilai $10 juta kepada dirinya sendiri, saat ia masih begitu miskinnya dan ia membayangkan hal itu biasa terbukti pada tahun 1995. Ternyata, pada perayaan Thanksgiving, pada 1995 salah satu filmnya yakni "Ace Ventura: When Nature Calls" memberikannya penghasilan senilai $20 juta!Dalam hal ini, bayangkanlah pikiran serta diri kita telah siap menerima apa yang kita pikirkan. Hal inilah yang dilakukan oleh Wright Bersaudara saat membayangkan diri mereka terbang dan akhirnya mereka bisda membuktikan. Begitu pula yang terjadi dengan Columbus saat membayangkan dirinya berkayar.

Dalam hal ini, kita ingat kalimat yang diucapkan oleh Brian Tracy "Semua perkembangan di dalam diri Anda dimulai dari perkembangan di dalam gambaran mental Anda."


Anthony Dio Martin
Bisnis Indonesia 23 Maret 2008

Kendalikan Keinginan

Jika kita membuka kamus atau ensiklopedia, kita akan menemukan banyak sekali defenisi ilmu ekonomi. Ada yang menyebutnya sebagai ilmu yang mempelajari produksikonsumsi, dan distribusi atau ilmu yang mempelajari faktor produksi. Yang lain mendefinisikan ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari interaksi antara para pelaku pasar dan pengaruhnya pada tingkat harga, pertumbuhan, dan pendapatan nasional.

Namun, defenisi yang paling saya suka adalah yang menyatakan ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas (unlimited needs and wants) dengan sumberdaya yang terbatas (limited resourses). Menariknya, kawan saya yang ekonom ada yang tidak suka dengan definisi ini. Alasannya, definisi ini membuat ilmu ekonomi adalah bagian dari ilmu psikologi.

Tidak Terbatas
Kalau kita teliti lagi definisi terakhir, kita akan menyadari kalau yang tidak terbatas itu sebenarnya adalah keinginan, sedangkan kebutuhan yang relatif terbatas yaitu sandang, pangan, papan, transportasi, kesehatan dan pendidikan. Banyak orang terlilit utang kartu kredit utamanya karena ketidakmampuan menbedakan keinginan dari kebutuhan ini.

Di sisi lain, sumberdaya umumnya tersedia terbatas. Buat sebagaian besar orang, sumberdaya yang terbatas itu adalah penghasilan dan kekayaan yang dirasakan masih kurang. Buat para miliarder yang sering sudah tidak muda lagi, yang menjadi keterbatasannya mungkin bukan uang tetapi waktu dan atau tenaga yang dimiliki.

Memahami keterbatasan sumber daya ekonomi yang kita miliki, kunci menuju kebebasan finansial terletak pada pengendalian keinginan. Masalahnya, siapapun tahu kalau membatasi keinginan itu sulit sekali. Keinginan adalah seperti harapan atau harga yang hanya dikenal istilah naik atrau bergerak ke satu arah, yang sering disebut dengan istilah ratchet effect atau rising expectation.

Yang sinis mengatakan, "membatasi keinginan berlawanan dengan nasihat orangtua untuk menggantungkan cita cita setinggi langit." Menurut saya tidak ada yang kontradiktif. Keinginan dan cita cita adalah dua hal yang berbeda. Cita-cita boleh dan harus setinggi mungkin karena merupakan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai.

Sementara itu, keinginan sering bersifat jangka pendek atau bahkan sesaat dan jika dipenuhi judtru mengorbankan cita-cita jangka panjang. Ada trade off diantara keduanya. Jika anda terobsesi untuk memenuhi semua keinginan belanja anda, cita cita menyekolahkan anak keluar negeri mungkin hanya impian. Terlalu banyak keinginan membuat seseorang dengan mudah melupakan cita-citanya.

Ada juga yang keberatan ketika diminta mengendalikan keinginannya dengan dalih, 'buat apa membuat hidup kita yang hanya singkat ini menjadi tersiksa?" Alasan yang masuk akal tetapi siapa bilang mengendalikan keinginan itu selalu membuat hidup tersiksa? Siapa juga yang menyuruh anda untuk terus menerus mengekang keinginan anda? Yang saya sarankan adalah batasi keinginan Anda hingga Anda dapat mencapai kebebasan finansial yaitu saat uang Anda dapat bekerja untuk Anda dalam memenuhi sebagian besar keinginan Anda tanpa harus bekerja keras.

Ada yang dapat meraihnya pada usia 40 tahun, tetapi Anda tidak perlu kecil hati jika belum dapat mencapainya saat usia sudah memasuki 45 atau 50. Kebebasan finansial memang lebih mudah dibicarakan daripada dilaksanakan. Kebebasan finansial seperti barang langka untuk kita yang hidup di indonesia ini karena kecilnya penghasilan sebagian besar dari kita. Ini sangat berbeda dengan kondisi di negara maju sekelas Amerika Serikat.

Survei disana pada tahun 2004 menyatakan kalau lebih dari 8 juta rumah tangga (sekitar 7% dari seluruh rumah tangga disana) mempunyai kekayaan bersih lebih dari US$ 1 juta atau Rp 9 milliar. Untuk ukuran di AS, kekayaan bersih sebesar itu mungkin belum cukup untuk membuat mereka bebas finansial. Namun untuk kehidupan disini, harta liquid seperti itu sungguh lebih dari cukup. Berikut hitungannya

Cukup 1 Milliar

Katakan Anda sangat konservatif dalam berinvestasi sehingga menghindari saham dan reksa dana saham. Sebagai alternatif, Anda dapat menaruh dana sebesar itu dalam ORI 004 yang dijamin langsung oleh pemerintah dengan bunga 9,5% p.a. atau net 0,633% perbulan.
Uang sebesar Rp. 9 milliar akan memberikan Anda pengasilan pasis sebesar Rp56,97 juta perbulan. Selama pengeluaran bulanan Anda kurang dari Rp56,97 juta, Anda sudah mencapai kebebasan finansial. Bukannya Anda yang bekerja, uang Anda yang bekerja untuk Anda. Yang lebih penting, dengan aset liquid sebesar itu, Anda tidak bergantung pada siapapun untuk urusan finansial

Bagaimana jika dana yang dimiliki hanya Rp. 1 milliar? apakah kita bisa mencapai kebebasan finansial dengan uang sebesar itu? Jika di investasikan dalam ORI 004, bunga perbualan yang diperoleh hanya Rp6,33 juta. Selama pengeluaran bulanan anda dibawah angka itu, Anda juga dapat disebut bebas finansial.

Kesimpulannya, kebebasan finansial bukan terletak pada seberapa banyak asset produktif Anda dapat menghasilkan untuk Anda, tetapi lebih pada keseimbangan hasil aset itu dengan pengeluaran hidup Anda.

Seseorang dengan penghasilan pasif sebesar Rp50 juta per bulan tetapi pengeluaran per bulannya mencapai Rp60 juta belum bebas finansial. Sebaliknya, mereka yang aset liquidnya hanya mampu menghasilkan Rp6 juta per bulan sudah mencapai kebebasan finansial jika pengeluaran bulaannya hanya sekitar Rp5 juta.

Selain dari ORI, penghasilan pasif dapat berasal dari uang sewa rumah/kos/toko yang Anda miliki, hasil bersih usaha Anda tanpa Anda harus terlibat, bunga valas, royalty dividen, dan lainnya.



Budi Frensidy
Bisnis Indonesia 23 Maret 2008

Mau Bebas Financial...!!! Rencanakan Masa depan Anda dengan membuat Perencanaan Keuangan Pribadi, Dan temukan Rahasia Investasi Kaum Kaya Di SINI

Sunday, September 16, 2007

5 Tahap Perencanaan Keuangan Bagian (5)

Pada kesempatan ini saya ingin membahas lanjutan dari artikel-
artikel saya sebelumnya, yaitu 5 Tahap Perencanaan Keuangan,
yang meliputi:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.

Kali ini kita membahas lebih dalam mengenai tahap terakhir, yaitu
melakukan monitor dan evaluasi secara berkala.

A. Memonitor Portfolio Investasi.

Setelah kita melakukan investasi, yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah membuat catatan mengenai investasi kita dan melakukan monitor terhadap perubahan nilai investasi kita. Misalkan saja Pak Budi memiliki 3 jenis investasi, yaitu Deposito, Reksa Dana Saham dan Emas, yang dibeli dengan harga Rp. 20.000.000, Rp. 30.000.000, dan Rp. 25.000.000. Dari masing-masing investasi Pak Budi mengharapkan return sebesar 5%, 20,% dan 15%.
Berikut adalah kondisi awal investasi:
======================================================================
Jenis Investasi Nilai Awal Harapan Return
======================================================================
Deposito Rp. 20.000.000,- 5%
Reksa Dana Saham Rp. 30.000.000,- 20%
Emas Rp. 25.000.000,- 15%
======================================================================

Setelah 1 tahun, Pak Budi melihat kembali portfolionya dan menghitung
nilai terkininya. Nilai akhir dari investasinya adalah Rp. 21.000.000,
Rp. 39.000.000, dan Rp. 27.500.000.

======================================================================
Jenis Investasi Nilai Awal Harapan Nilai Akhil Hasil
Return
======================================================================
Deposito Rp. 20.000.000 5% Rp. 21.000.000 5%
Reksa Dana Saham Rp. 30.000.000 20% Rp. 39.000.000 30%
Emas Rp. 25.000.000 15% Rp. 27.500.000 10%
======================================================================

Dari nilai akhir investasi, bisa dihitung berapa persen yang benar-benar Pak Budi dapat dari masing-masing jenis investasinya. Hasil perhitungan memperlihatkan bahwa Pak Budi sebenarnya mendapatkan 5% dari deposito, 30% dari reksa dana saham dan 10% dari emas.

Apakah pelajaran dari melakukan monitor terhadap investasi ini? Pelajarannya adalah dalam dunia investasi, hasil yang kita dapat belum tentu sama dengan hasil yang kita harapkan sejak awal investasi. Tidak ada yang pasti dalam dunia investasi. Dari tabel kedua, kita bisa melihat bahwa Pak Budi mendapatkan hasil yang sama dengan yang
diharapkan dalam depositonya, mendapatkan hasil yang melebihi harapan untuk reksa dana saham dan mendapatkan hasil yang lebih kecil dari yang diharapkan dari emas.

Untuk investasi yang hasilnya sama atau melebihi yang kita harapkan, tentunya menyebabkan kita menjadi lebih percaya terhadap investasi tersebut dan mempertimbangkan untuk berinvestasi lebih banyak. Di sisi lain, untuk investasi yang hasilnya lebih kecil daripada yang kita harapkan, kita perlu meninjau kembali investasi tersebut:

1. Bandingkan dengan investasi sejenis yang dikelola oleh manejer lain.
Misalkan saja Anda membeli reksa dana saham dengan harapan hasil
sebesar 25%, namun ternyata hasil yang Anda dapat pada tahun
tersebut hanyalah bekisar 20%, yang pertama Anda lakukan adalah
bandingkan hasil yang Anda terima ini dengan reksa dana saham dari
manejer investasi lain. Contohnya, misalkan Anda membeli reksa
dana saham Schrodder, dan merasa hasilnya kurang memuaskan untuk
Anda. Maka Anda dapat membandingkannya dengan reksa dana saham
manejer investasi lain, misalnya saja reksa dana saham Manulife,
Danareksa, Trimegah, dan lain-lain. Apabila ternyata reksa dana
saham dari manejer lain memberikan hasil lebih bagus, maka Anda
dapat mempertimbangkan untuk memindahkan investasi Anda ke
manejer tersebut. Namun, disisi lain, jika ternyata pilihan
reksa dana saham Anda ternyata memberikan hasil paling besar,
maka lanjutkan ke langkah kedua.

2. Pelajari mengapa investasi Anda tidak memberikan hasil sesuai
harapan Anda.

Apakah hal yang membuat reksa dana saham Anda tidak memberikan
hasil sesuai dengan yang Anda harapkan? Cobalah mencari informasi-
informasi yang dapat menjelaskan hal ini. Mungkin saja investasi
reksa dana saham Anda mengalami penurunan yang disebabkan karena
memburuknya situasi ekonomi yang disebabkan karena melemahnya
mata uang rupiah, suku bunga bank naik, harga minyak naik, atau
mungkin saja karena adanya krisis seperti mortgage yang barusan
terjadi? Kemudian Anda dapat melakukan perkiraan apakah kejadian-
kejadian seperti ini dapat terjadi kembali di tahun mendatang?
Apabila Anda memperkirakan bahwa situasi tahun mendatang kurang
begitu baik untuk investasi ini, maka Anda dapat menarik uang
Anda dan memindahkannya ke investasi jenis lain.

Dalam proses monitor ini juga Anda dapat mengatur ulang diversifikasi untuk portfolio Anda. Misalkan saja pada kasus Pak Budi, portfolio Pak Budi adalah 26,67% investasi
bertipe aman (deposito), 40% investasi agresif (reksa dana saham), dan 33,33% investasi moderat (emas). Setelah waktu berjalan setahun, kita dapat melihat bahwa portfolio Pak Budi sudah berubah menjadi 24% investasi aman (deposito), 44,57%
investasi agresif (reksadana saham), dan 31,43% investasi moderat(emas). Untuk mengembalikan portfolio Pak Budi ke posisi semula, Pak Budi harus menjual Rp. 4.000.000 dari reksa dana sahamnya untuk dipindahkan ke deposito dan emas.

B. Evaluasi ulang kebutuhan keuangan Anda

Selain portfolio investasi kita, ternyata kebutuhan kita juga berubah seiring dengan berjalannya waktu. Dan kita juga perlu mencocokan kembali rencana keuangan kita, dengan kebutuhan sekarang.

Misalkan saja, dulunya Anda berpikir bahwa asuransi dengan pertanggungan sebesar Rp. 500.000.000,- sudah cukup untuk mengamankan finansial keluarga Anda. Namun, ternyata tahun ini Anda beruntung, bisa menikmati kenaikan pangkat dalam karir. Pendapatan Anda meningkat 2 kali lipat. Begitu juga belanja Anda dan keluarga. Dengan taraf hidup baru, pertanggungan asuransi yang dulunya sebesar Rp. 500.000.000
sudah tidak cukup lagi untuk keluarga Anda. Anda perlu membeli asuransi tambahan.

Demikian juga yang terjadi dengan rencana-rencana keuangan Anda yang lain. Mungkin saja anak Anda sekarang sudah memiliki minat khusus terhadap salah satu bidang, dan sudah menetapkan universitas mana yang ingin dia tuju. Apabila universitas yang
dipilih anak ternyata berbeda dengan yang Anda pilih ketika membuat rencana pendidikan anak, tentunya Anda juga perlu menghitung ulang berapa biaya yang diperlukan untuk pendidikan anak Anda.

Untuk rencana pensiun, mungkin saja ada gaya hidup baru yang tetap ingin Anda pertahankan hingga masa tua nanti. Berapakah dana yang diperlukan? Masukan juga ke dalam rencana pensiun.

Jadi secara berkala, kita harus melakukan monitor dan evaluasi kembali terhadap rencana-rencana keuangan kita. Monitor berguna untuk memastikan bahwa investasi berjalan sesuai dengan rencana kita, dan apabila ternyata tidak, kita dapat mengambil tindakan secepatnya agar tujuan keuangan tetap dapat tercapai. Sementara
evaluasi perlu dilakukan karena kebutuhan kita bisa saja berubah seiring dengan jalannya waktu.

Sekian dahulu artikel saya untuk kesempatan ini. Sampai jumpa.




David Ciang
http://www.keuanganpribadi.com/?id=bisnisku

Saturday, September 8, 2007

5 Tahap Perencanaan Keuangan Bagian (4)

Kembali ke topik yang telah saya bahas dalam artikel-artikel saya
sebelumnya, yaitu 5 Tahap Perencanaan Keuangan yang meliputi:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.

Dalam artikel kali ini, saya akan membahas lebih detail mengenai langkah keempat, yaitu melakukan implementasi dari rencana keuangan. Namun, karena langkah ini sangat berhubungan erat dengan langkah-langkah sebelumnya, mari kita tinjau kembali langkah pertama hingga ketiga. Agar lebih jelas, saya akan memberikan satu buah contoh
praktek perencanaan keuangan.

Kita misalkan saja Pak Budi, seorang ayah yang sudah memiliki 2 orang anak yang bernama Tono (umur 10 tahun) dan Tini (umur 7 tahun), hendak melakukan perencanaan keuangan. Beliau sudah menjalankan langkah pertama hingga ketiga, dan sekarang hendak melakukan implementasi terhadap rencana keuangannya.

Pada langkah pertama, Pak Budi sudah menuliskan daftar dari tujuan-tujuan keuangan yang hendak dicapainya. Dan memberikan nomor urut berdasarkan prioritas tujuan-tujuan keuangan tersebut. Menurut Pak Budi, pendidikan anaknya adalah prioritas pertama, sebab pendidikan menentukan kualitas untuk generasi keluarga berikutnya.
Berikut ini adalah tujuan-tujuan keuangan yang hendak dicapai oleh
Pak Budi:
1. Dana pendidikan Tono.
2. Dana pendidikan Tini.
3. Asuransi untuk Budi.
4. Dana liburan akhir tahun.
5. Dana untuk pensiun.
6. Asuransi untuk istri.

Pada langkah kedua, Pak Budi menghitung ulang total hartanya, total hutang, serta menghitung nilai kekayaan bersih keluarganya. Dalam langkah ini juga Pak Budi menghitung total pendapatan keluarganya, yang bernilai 7 juta rupiah per bulan, bersumber dari gaji Pak Budi sebesar 4 juta ditambahkan dengan gaji istrinya sebesar 3 juta rupiah.
Dari langkah ini Pak Budi menyadari bahwa setiap bulan pendapatan keluarganya dihabiskan hanya untuk keperluan sehari-hari. Tidak ada investasi untuk masa depan. Tidak ada rencana keuangan. Oleh karena itu, perlu dibuat rencana-rencana keuangan untuk masing-masing tujuan yang telah dirumuskan pada langkah pertama.

Maju ke langkah ketiga, Pak Budi mulai membuat anggaran bulanan untuk pendapatan serta pengeluarannya. Dengan total pendapatan 7 juta per bulan, Pak Budi menyadari bahwa dia harus bisa menyisihkan minimal 700 ribu setiap bulannya untuk ditabung. Dengan demikian maka dia bisa mencapai tujuan-tujuan keuangan yang telah dirumuskan
pada langkah pertama.

Untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah dirumuskan tersebut, perlu dilakukan perhitungan-perhitungan finansial untuk masing-masing tujuan. Misalkan saja untuk dana pendidikan Tono, Pak Budi memerlukan uang sebesar 20 juta untuk membayar biaya masuk kuliah Tono (untuk mempermudah perhitungan, kita anggap tidak terjadi inflasi). Berhubung sekarang usia Tono adalah 10 tahun, maka Pak Budi memiliki waktu 8 tahun untuk mengumpulkan uang.
Dengan mempergunakan Excel yang dapat Anda download di:
http://www.keuanganpribadi.com/dl/pendidikan.xls

Anda dapat melihat bahwa untuk mengumpulkan 20 juta dalam
waktu 8 tahun, Pak Budi harus menyisihkan sebesar:
- Rp. 169.865,- apabila berinvestasi dengan return 5%.
- Rp. 149.400,- apabila berinvestasi dengan return 8%.
- Rp. 136.817,- apabila berinvestasi dengan return 10%.
- Rp. 108.908,- apabila berinvestasi dengan return 15%.
- Rp. 85.731,- apabila berinvestasi dengan return 20%.

Sekarang, memasuki tahap keempat, Pak Budi harus memutuskan bagimanakah cara melakukan implementasi terhadap rencana keuangannya.

Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan

Dari anggaran yang telah dibuat oleh Pak Budi, beliau mengetahui bahwa setiap bulannya tersedia dana sebesar 700 ribu yang dapat digunakan untuk rencana keuangan. Sementara Pak Budi memiliki 6 buahtujuan keuangan yang hendak dicapai. Nah, sekarang pertanyaannya bagaimanakah Pak Budi dapat mengimplementasikan rencana keuangannya
agar sebanyak mungkin tujuan keuangan yang diinginkannya dapat tercapai, dengan dana sebesar 700 ribu per bulan.

Pertama, kita tinjau terlebih dahulu tujuan keuangan yang paling penting, yaitu dana pendidikan Tono. Dari hasil perhitungan sebelumnya, kita dapat melihat bahwa untuk mencapai tujuan ini setiap bulannya Pak Budi harus menyisihkan uang sebesar:
- Rp. 169.865,- apabila berinvestasi dengan return 5%.
- Rp. 149.400,- apabila berinvestasi dengan return 8%.
- Rp. 136.817,- apabila berinvestasi dengan return 10%.
- Rp. 108.908,- apabila berinvestasi dengan return 15%.
- Rp. 85.731,- apabila berinvestasi dengan return 20%.

Apabila Pak Budi menginvestasikan dana pendidikan Tono dalam bentuk deposito, yang sekarang suku bunganya sekitar 7% dan setelah dipotong pajak (untuk mempermudah perhitungan) kita anggap saja menjadi 5%.
Artinya Pak Budi harus membeli deposito sebesar Rp. 169.865,- per bulannya. Dengan demikian, maka tersisa dana sebesar Rp. 530.135,- untuk mencapai 5 tujuan lainnya. Namun disisi lain, apabila Pak Budi mengambil produk investasi agresif dengan hasil rata-rata 20% per tahun, Pak Budi cukup berinvestasi sebesar Rp. 85.731,- untuk mencapai tujuan pertama. Dan masih ada sisa Rp. 614.269,- untuk mencapai 5 tujuan yang tersisa.

Setelah menentukan rencana keuangan untuk dana pendidikan Tono, Pak Budi dapat mengulangi proses perhitungan rencana keuangan untuk tujuan berikutnya, yaitu dana pendidikan Tini. Tentunya uang yang bisa diinvestasikan untuk dana pendidikan Tini adalah sisa tabungan setelah digunakan untuk dana pendidikan Tono. Dan proses ini akan diulangi untuk tujuan-tujuan keuangan berikutnya hingga seluruh tabungan sudah terpakai untuk tujuan, atau seluruh tujuan yang diinginkan sudah berhasil dicapai. Disinilah kegunaan dari pengurutan tujuan-tujuan keuangan berdasarkan prioritasnya, jadi apabila kita memiliki dana yang terbatas, tujuan-tujuan yang penting dapat dipenuhi terlebih dahulu.

Kesimpulannya? Semakin tinggi tingkat suku bunga atau return dari investasi, maka semakin sedikit dana yang dibutuhkan. Dan tersedia lebih banyak dana untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan lainnya.
Namun disisi lain, Anda juga perlu menyadari bahwa semakin tinggi suku bunga atau return dari investasi, biasanya diikuti dengan resiko yang lebih tinggi juga. Anda perlu menyadari bahwa tidaksemua produk investasi sesuai untuk Anda.

Produk investasi manakah yang sesuai untuk saya?

Setiap orang dilahirkan dengan karakteristik tersendiri. Semuanya memiliki sifat dan tingkah laku yang unik. Hal ini tercermin dalam kehidupan sehari-hari orang tersebut, termasuk dalam dunia investasinya.

Yang berpengaruh terhadap investasi adalah bagaimana respon seseorang terhadap resiko, sebab setiap investasi mengandung resiko. Bayangkan saja apabila Anda berinvestasi di dunia saham, kemudian dunia finansial mengalami goncangan sehingga investasi Anda merugi 15%. Apa yang Anda lakukan? Apakah Anda langsung ketakutan
dan menarik seluruh uang Anda? Atau Anda bisa sabar menunggu hingga dunia finansial pulih dan kembali menguntungkan? Bagaimana efek dari kejadian ini terhadap kesehatan Anda? Apakah Anda mengalami susah tidur? Atau mungkin saja menjadi stres?
Gampang marah? Atau biasa-biasa saja?

Kepribadian Anda terhadap resiko ini mempengarui pemilihan produk investasi. Bagi yang merasa tidak cocok dengan resiko, lebih baik memilih investasi dengan resiko menengah kebawah. Namun bagi yang berani menanggung resiko, boleh memilih investasi yang agresif dengan resiko yang tinggi pula.

Bagaimana mengetahui profil resiko saya? Ada sebuah tes yang biasanya diberikan oleh perencana keuangan kepada pelanggannya untuk mengetahui bagaimana respon pelanggan tersebut terhadap resiko. Dari hasil tes ini, perencana keuangan dapat menentukan
produk keuangan mana yang paling cocok untuk pelanggannya.
Apabila Anda tertarik untuk mengikuti tes ini, silahkan buka link dibawah ini:
http://www.pembelajar.com/wmview.php?ArtID=153

Jenis-jenis Produk Investasi

Mungkin saja sekarang Anda bertanya-tanya, "Pak, mana ada sih investasi yang tingkat suku bunganya lebih besar dari 10%?
Suku bunga deposito saja akhir-akhir ini turun terus."

Jawabannya adalah ada. Ada banyak produk investasi di sekitar Anda. Mungkin saja Anda hanya tidak mengenal produk-produk ini.
Karena tidak mengenal, maka Anda tidak mengambil keuntungan
dari keberadaan produk-produk investasi.

1. Deposito

Deposito adalah produk investasi yang paling dikenal oleh masyarakat kita. Walaupun kebanyakan dari kita menganggap bahwa deposito adalah produk yang paling "aman", namun kenyataannya jumlah uang kita yang dilindungi dalam produk deposito hanyalah 100 juta saja. Diantara semua produk investasi, biasanya deposito menjanjikan hasil yang paling rendah. Mengapa? Karena "aman". Biasanya kata aman diikuti
dengan hasil yang rendah juga.

2. Obligasi

Obligasi adalah surat hutang yang diterbitkan oleh salah satu badan, bisa perusahaan swasta ataupun pemerintah. Dengan membeli obligasi berarti badan tersebut berhutang kepada Anda untuk jangka waktu tertentu dan tingkat suku bunga tertentu. Karena jangka waktu dan tingkat suku bunga sudah ditetapkan dari awal perjanjian hutang,
maka biasanya investasi obligasi disebut juga dengan istilah investasi "pendapatan tetap". Mengapa? Karena biasanya jumlah uang yang dihasilkan oleh investasi ini nilainya tetap.

Obligasi memiliki beberapa resiko. Resiko terbesarnya adalah badan yang meminjam uang Anda tidak mampu mengembalikan uang Anda pada saat jatuh tempo. Untuk menilai kemampuan suatu badan dalam membayar hutang obligasinya, ada suatu badan yang memberikan rating terhadap surat-surat hutang yang beredar. Rating yang baik "AAA", biasanya diikuti dengan suku bunga yang lebih kecil. Sementara rating yang
jelek, diatas "CCC", biasanya diikuti dengan suku bunga yang besar, namun memiliki resiko yang lebih besar terhadap gagalnya pembayaran pokok hutang pada saat jatuh tempo.

Apabila Anda tertarik untuk memiliki Obligasi dengan harga yang terjangkau, akhir-akhir ini pemerintah menerbitkan ORI (Obligasi Retil Indonesia) dengan harga per lembarnya Rp. 5.000.000,-. Tingkat suku bunganya berada diatas deposito, dengan rate yang tetap hingga akhir masa berlaku. Saya sudah menuliskan sebuah panduan bagi yang ingin membeli ORI. Panduan ini sudah dilengkapi dengan ilustrasi perhitungan untuk kedua cara mendapatkan keuntungan dari ORI.
Bagi yang tertarik untuk mendapatkan panduan ini, dapat membelinya di
http://www.keuanganpribadi.com/?id=bisnisku

3. Saham

Saham adalah kepemilikan seseorang terhadap suatu badan usaha. Biasanya perusahaan-perusahaan yang sudah matang dan besar, membuka kesempatan ke masyarakat luas untuk turut serta memiliki sahamnya (dengan cara Go Publik). Saham mereka diperdagangkan pada bursa efek. Saat ini di Indonesia yaitu Bursa Efek
Indonesia.

Dengan memiliki saham, Anda dapat mengambil keuntungan melalui
2 cara, yaitu:
1. Capital gain, yaitu mendapatkan keuntungan melalui kenaikan
harga saham yang Anda pegang. Misalnya Anda membeli saham
pada harga Rp. 150.,- dan menjualnya pada harga Rp. 175,-,
maka Anda mendapatkan capital gain sebesar Rp. 25,- per
lembar saham.
2. Deviden. Biasanya setiap tahun perusahaan membagikan hasil
keuntungannya kepada pemilik-pemilik sahamnya. Jadi misalkan
perusahaan yang Anda pegang sahamnya membagikan deviden, maka
sejumlah dari deviden ini akan masuk ke rekening Anda sesuai
dengan jumlah saham yang Anda pegang.

Investasi di bidang saham memberikan return yang sangat tinggi.
Namun, disisi lain resikonya juga tinggi, terutama bagi yang tidak memiliki pengetahuan serta informasi terkini mengenai dunia saham.

4. Reksa Dana

Pingin berinvestasi di bidang obligasi atau saham, namun:
- tidak punya pengetahuan yang cukup di bidang obligasi/saham
- tidak punya waktu
- tidak tahu caranya
- tidak punya modal besar

Solusinya adalah reksa dana. Reksa dana adalah kumpulan dana dari masyarakat yang diolah oleh manajer investasi (MI) untuk diinvestasikan di bidang tertentu. Bidang investasinya sudah disebutkan terlebih dahulu dalam prokpektus yang diterbitkan
oleh MI. Karena dananya merupakan kumpulan dari dana banyak orang, maka Anda tidak perlu modal yang besar untuk berinvestasi disini.

Dengan membeli reksa dana, artinya Anda membayar orang yang ahli (manejer investasi/MI) untuk memainkan uang Anda di bidang yang Anda mau. Anda cukup memantau hasilnya melalui NAB (Nilai Aktiva Bersih) yang diumumkan oleh MI setiap sore. Biasanya ongkos yang diminta oleh manajer investasi berkisar 2% dari jumlah uang yang
Anda tanamkan.

Resiko dari reksa dana bergantung dari bidang apa investasi Anda. Untuk investasi di bidang saham, tingkat resikonya tinggi. Namun hasilnya juga tinggi. Sementara untuk tingkat resiko menengahnya adalah investasi pendapatan tetap (obligasi). Apabila Anda ingin yang aman, Anda dapat mengikuti reksadana pasar uang. Dan satu hal lagi yang menjadi kelebihan dari reksa dana, yaitu produk investasi ini bukan objek pajak. Jadi Anda tidak terkena pajak
untuk keuntungan yang Anda dapatkan dari reksa dana.

5. Asuransi

Berbeda dari produk-produk investasi lainnya, asuransi tidak memiliki tingkat suku bunga. Asuransi hanya akan memberikan sejumlah uang kepada Anda apabila terjadi musibah dalam masa kontrak Anda dengan pihak asuransi. Jenis musibah yang dilindungi
oleh asuransi juga terbatas, sesuai dengan kontrak Anda.

Apa manfaat dari asuransi? Bagi Anda yang telah berkeluarga, tentunya ada ketakutan yang melanda Anda apabila Anda terkena PHK. "Kalau saya tidak punya pekerjaan, anak saya nanti mau dikasih makan apa?" Ini baru kasus PHK loh. Setelah PHK Ayah atau Ibu masih bisa mencari pekerjaan lain untuk menghidupi anaknya. Kasus yang
lebih parah adalah Ayah, yang bekerja untuk menghidupi keluarga, mengalami musibah hingga meninggal dunia. Disini keluarga yang ditinggalkan benar-benar tidak memiliki penghasilan lagi sehingga tidak bisa membayar biaya hidup. Nah, untuk melindungi keluarga dari resiko-resiko finansial seperti ini, maka diperlukan produk
asuransi. Pada saat Ayah meningggal, pihak asuransi akan membayarkan sejumlah uang kepada keluarga yang ditinggalkan, uang inilah yang digunakan untuk membiayai biaya sehari-hari hingga keluarga bisa mandiri.

6. Unit-Linked

Unit-Linked adalah produk gabungan antara reksa dana dan asuransi. Sangat berguna bagi orang-orang yang tidak punya waktu ataupun tidak mau pusing mempelajari produk-produk investasi. Di produk ini Anda cukup mempercayakan kebutuhan investasi dan asuransi Anda pada pihak penjual produk (biasanya penjualnya adalah perusahaan
asuransi). Pihak penjual biasanya memberikan ilustrasi kepada Anda mengenai jumlah uang yang harus Anda bayar secara bulanan dan jumlah uang hasil investasi Anda pada tahun-tahun berikutnya.

Kelemahan produk unit-linked ini adalah Anda harus membayar lebih
mahal untuk biaya investasi Anda, sehingga hasilnya tidak setinggi
Anda berinvestasi langsung ke reksa dana.

7. Emas

Emas adalah produk investasi tradisional. Biasanya harga emas selalu naik, dan cenderung naik di atas inflasi, sehingga merupakan alat investasi yang aman. Pada saat terjadi krisis moneter, biasanya tingkat inflasi naik tinggi. Namun harga emas naik lebih tinggi lagi dari inflasi. Jadi Anda tidak akan rugi dalam berinvestasi di emas. Biasanya investasi emas dapat dilakukan dalam bentuk perhiasan emas, ataupun emas batangan.

Kelemahan dari investasi emas adalah, Anda harus menjaga secara fisik agar emas Anda selalu aman. Biasanya hal ini bisa dibantu dengan cara menyewa lemari penyimpanan barang berharga di bank.

Bagi yang ingin membeli emas batangan, usahakan membeli emas yang bersertifikat Aneka Tambang (ANTAM).

8. Properti

Properti juga bisa dijadikan sebagai investasi. Perlu Anda ingat bahwa walaupun jumlah penduduk dunia ini meningkat sebanyak apapun, jumlah tanah selalu tetap. Oleh karena itu nilai tanah dan properti selalu naik.

Berapa tingkat kenaikan harga properti setiap tahunnya itu bergantung dari lokasi properti Anda. Properti yang lokasinya strategis, pada daerah yang sedang berkembang pesat, biasanya harganya akan meningkat tajam.

Untuk menambah keuntungan Anda di bidang properti, Anda dapat menyewakan properti Anda kepada orang lain. Dengan demikian, Andaakan mendapatkan pendapatan sewa. Lumayan kan, sambil menunggu harga properti naik, dapat penghasilan sampingan.

Kelemahan dari properti adalah likuiditasnya yang sangat rendah. Untuk keseluruhan proses menjual sebuah rumah, diperlukan waktu kurang lebih 3 bulan. Jumlah pembelinya juga tidak banyak. Jadi apabila Anda menginvestasikan terlalu banyak uang Anda di bidang properti, Anda beresiko kekurangan uang kas pada masa-masa darurat.

Untuk mengenal lebih banyak mengenai produk-produk investasi ini, Anda perlu membaca buku-buku perencana keuangan, salah satunya adalah ebook saya "Keuangan Pribadi: Resep Rahasia Dibalik Kesuksesan Kaum Kaya" yang dijual secara online di:
http://www.keuanganpribadi.com/?id=bisnisku




David Ciang
http://www.keuanganpribadi.com/?id=bisnisku

Tuesday, August 14, 2007

5 Tahap Perencanaan Keuangan Bagian (3)

Kembali ke topik 5 Langkah Perencanaan Keuangan, dalam artikel sebelumnya saya sudah menyebutkan bahwa untuk melakukan
perencanaan keuangan pribadi ataupun keluarga, kita harus
melalui 5 tahap besar, yaitu:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.

Dalam 2 artikel saya sebelum ini, saya sudah menjelaskan mengenai
tahap pertama dan tahap kedua. Dalam kesempatan ini, kita akan
membahas secara detil mengenai tahap ketiga, yaitu Membuat
Rencana Keuangan.

Membuat Rencana Keuangan.

Tung Desem Waringin, dalam seminarnya Finansial Revolution
mengatakan bahwa secara sederhana agar bisa menjadi kaya, apa
yang harus kita lakukan adalah:
1. Mengeluarkan lebih sedikit dari yang diterima (alias
pengeluaran harus lebih sedikit daripada pendapatan)
2. menginvestasikan selisihnya dan menginvestasikan ulang
hasilnya untuk pertumbuhan bunga berbunga (compound interest)

Jadi disini kita melihat bahwa ada 2 langkah. Langkah pertama bisa
dibantu dengan cara membuat Anggaran Pendapatan Pengeluaran
Pribadi/Keluarga. Sementara untuk langkah kedua, kita akan membuat
rencana keuangan untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan yang telah
kita rumuskan sebelumnya (Baca artikel saya yang berjudul 5 Langkah
Perencanaan Keuangan(1) untuk menentukan tujuan keuangan Anda).

Membuat Anggaran Pendapatan Pengeluaran Pribadi/Keluarga.

Di tanggal tua seringkali kita mendengar keluhan bahwa uang sudah
habis. Mesti menunggu gajian. Dan lucunya lagi, apabila kita
tanyakan kenapa uangnya bisa habis? Bulan ini belanja apa saja?
Kebanyakan orang tidak bisa menjawab. Mengapa? Karena pengeluaran
tidak terkendali. Agar problem seperti ini tidak terjadi untuk
keuangan kita, kita perlu alat bantu untuk mengontrol pengeluaran.
Salah satunya adalah Anggaran Pendapatan Pengeluaran Pribadi/Keluarga.

Bagaimana cara membuat Anggaran? Gampang. Secara umum anggaran
terbagi 2 bagian, yaitu PENDAPATAN dan PENGELUARAN. Pada bagian
pendapatan, kita membuat daftar sumber-sumber penghasilan kita,
beserta jumlahnya. Misalkan saja untuk keluarga Pak Budi adalah
keluarga yang suami dan istrinya bekerja, ada 2 jenis pendapatan
yaitu gaji suami dan gaji istri.

PENDAPATAN
1. Gaji Suami Rp. 4.000.000
2. Gaji Istri Rp. 3.000.000
=================================
Total Pendapatan Rp. 7.000.000

Nah, dari pendapatan ini, kita memberi jatah pengeluaran untuk
masing-masing pos. Ada 12 pos pengeluaran yang lazim digunakan
yaitu tabungan, makanan/kebutuhan harian, pakaian, pendidikan,
kesehatan, transportasi, telekomunikasi, asuransi, pembayaran
kredit, dan lain-lain. Sebagai contoh:

PENGELUARAN:
Tabungan Rp. 700.000
Makanan/Kebutuhan Harian Rp. 1.500.000
Pakaian Rp. 400.000
Pendidikan Rp. 700.000
Kesehatan Rp. 450.000
Rekreasi Rp. 1.000.000
Transportasi Rp. 400.000
Telekomunikasi Rp. 450.000
Asuransi Rp. 500.000
Pembayaran Kredit Rp. 400.000
Lain-lain Rp. 500.000
======================================
Total Pengeluaran Rp. 7.000.000

Ini adalah pengeluaran yang anda RENCANAKAN. Nantinya, pengeluaran
yang sebenarnya akan berbeda dari rencana Anda. Tugas Anda setelah
ini adalah secara berkala mengawasi pengeluaran untuk masing-masing
pos, agar tidak melenceng jauh dari rencana. Misalkan saja Anda
merencanakan Rp. 1.000.000,- untuk pos pengeluaran rekreasi Anda.
Pada tanggal 20, total pengeluaran Anda untuk rekreasi sudah
mencapai Rp. 900.000, maka Anda harus mengurangi kegiatan rekreasi
Anda atau setidaknya mencari kegiatan rekreasi yang tidak terlalu
banyak menghabiskan uang. Sehingga Anda hanya menghabiskan
Rp. 100.000 untuk kegiatan rekreasi hingga akhir bulan. Jadi
disini pengeluaran untuk pos rekreasi akan sesuai dengan anggaran
Anda.

Perlu diingat bahwa dalam membuat anggaran, taruhlah TABUNGAN
pada pengeluaran paling atas. Mengapa? Sebab pengeluaran manusia
itu sifatnya flexible, bisa diperbesar maupun diperkecil. Namun,
ada kecenderungan untuk menghabiskan seluruh uang yang ada. Oleh
karena itu, sejak awal berilah jatah pada tabungan. Setelah itu
baru lakukan perhitungan untuk pos pos pengeluaran lainnya. Begitu
gajian, langsung pindahkan jatah tabungan Anda ke sebuah rekening
yang khusus tabungan. Rekening tabungan ini tidak boleh ditarik
lagi kecuali keadaan darurat.

Untuk berhasil melaksanakan langkah pertama untuk menjadi kaya
seperti yang disebutkan oleh Tung Desem Waringin, Anda harus bisa
menyisihkan minimal 10% dari pendapatan Anda untuk ditabung.
Nantinya tabungan inilah yang akan kita gunakan untuk langkah
kedua, berinvestasi dengan konsep compound interest.

Berinvestasi dengan Konsep Compound Interest

Albert Einstein, ilmuwan paling jenis di dunia, mengatakan bahwa
salah satu keajaiban dunia adalah compound interest. Wah, kenapa
begitu?

Katakanlah sekarang kita memiliki uang menganggur sebesar
Rp. 1.000.000. Uang ini kita tabung dengan bunga sebesar
6% per tahun. Di tahun mendatang, kita mendapatkan bunga sebesar:
Bunga = Rp. 1.000.000 * 6%
Bunga = Rp. 60.000

Nah, bunga ini kita masukan kembali ke dalam tabungan sehingga
turut berbunga. Pada tahun kedua, bunga kita menjadi :
Bunga = Rp. 1.060.000 * 6%
Bunga = Rp. 63.600

Perhatikan bahwa bunga yang kita dapatkan pada tahun pertama,
kita investasikan ulang ke tabungan kita. Jadi bunga kita akan
turut berbunga, sehingga terjadi pertambahan bunga sebesar
Rp. 3.600,-. Ajaibnya, bunga yang turut berbunga ini akan
menyebabkan pertumbuhan yang luar biasa pada tabungan kita.
Dalam waktu 12 tahun, tabungan kita akan menjadi Rp. 2.012.196,-
atau menjadi 2 kali lipat jumlah awal. Dan kalau dibiarkan
12 tahun lagi, maka tabungan ini akan berkembang menjadi 2 kali
lipat lagi, alias Rp. 4.048.934,-. Pertumbuhan investasi seperti
inilah yang disebut dengan compound interest. Ingat, bunga yang
kita dapat harus diinvestasikan kembali.

Konsep compound interest inilah yang akan kita gunakan dalam
menyusun rencana keuangan untuk mencapai tujuan-tujuan yang
telah kita tetapkan sebelumnya. Sebagai contoh, misalkan Pak
Budi hendak membuat rencana keuangan untuk mendanai kuliah
anaknya. Untuk membayar uang masuk kuliah anaknya, Pak Budi
membutuhkan uang sebesar Rp. 20.000.000,-. Berapakah jumlah
uang yang harus disisihkan oleh Pak Budi setiap bulannya?

NB: Untuk menyederhanakan perhitungan dalam contoh, kita
menganggap bahwa uang masuk kuliah tidak mengalami inflasi.
Apabila Anda tertarik untuk mendapatkan perhitungan yang
lebih canggih dan lebih akurat, silahkan baca ebook saya
"Tips dan Trik Membuat Rencana Keuangan Pribadi Menggunakan
Excel".

Perhitungan compound interest sangat rumit. Di kuliah-kuliah,
biasanya mahasiswa diajarkan untuk melakukan perhitungan dengan
cara menggunakan tabel. Di dunia bisnis, biasanya orang membeli
kalkulator finansial, yang memiliki fungsi-fungsi khusus untuk
melakukan perhitungan compound interest. Bagi Anda yang memiliki
komputer, Anda beruntung! Komputer Anda dapat melakukan perhitungan
compound interest dengan cepat dan mudah! Caranya? Gunakan aplikasi
Excel. Untuk menjawab pertanyaan pada contoh soal terakhir, silahkan
download worksheet Excel yang telah saya sediakan di:

http://www.keuanganpribadi.com/dl/pendidikan.xls

Silahkan buka file excel yang telah saya sediakan. Pada worksheet
tersebut, Anda dapat melihat sebuah tabel, dimana bagian horizontal
menunjukan berapa lama waktu yang Anda punya. Sementara bagian
vertikalnya menunjukkan berapa tingkat suku bunga investasi Anda.

Untuk menjawab pertanyaan Pak Budi, kita memerlukan 2 buah data
lagi yaitu:
1. Berapa lama waktu yang dimiliki oleh Pak Budi?
2. Apakah produk investasi yang digunakan? Berapa tingkat
return/bunganya?

Biasanya seorang anak akan memasuki kuliah pada usia 18 tahun.
Jadi andaikata sekarang anak Pak Budi berusia 10 tahun, maka Pak Budi
masih memiliki waktu sebanyak 8 tahun untuk berinvestasi. Sekarang
kita lihat dalam worksheet. Data jumlah uang yang perlu ditabung
oleh Pak Budi, apabila jangka waktu menabungnya adalah 8 tahun,
berada pada kolum I.
- Apabila Pak Budi menggunakan produk deposito dengan tingkat
suku bunga sekitar 5% per tahun, maka Pak Budi harus menabung
sebesar Rp. 169.865 per bulannya.
- Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana pasar uang dengan
tingkat return sekitar 8% per tahun, maka Pak Budi harus menabung
sebesar Rp. 149.400 per bulan.
- Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana saham dengan
tingkat return sekitar 20% per tahun, maka Pak Budi harus menabung
sebesar Rp. 85.731 per bulan.

Apakah kesimpulan yang dapat Anda tarik dari data yang ditunjukan
oleh worksheet diatas? Bahwa, SEMAKIN TINGGI TINGKAT SUKU BUNGA,
maka jumlah uang yang perlu ditabung per bulannya menjadi
SEMAKIN KECIL. Perlu diingat disini bahwa produk investasi yang
tingkat suku bunganya tinggi biasanya diikuti dengan tingkat
resiko yang tinggi juga. Apakah Anda siap untuk menanggung resiko
investasi?

Nah sekarang, bagaimana jika ceritanya Pak Budi menunda investasi
untuk dana pendidikan anaknya? Katakanlah tabungan untuk pendidikan
ini ditunda selama 3 tahun. Sekarang Pak Budi hanya memiliki waktu
5 tahun untuk menyiapkan dana pendidikan anaknya. Berapakah jumlah
uang yang perlu ditabung per bulannya? Jawabannya bisa dilihat pada
worksheet yang saya sediakan, pada kolum H.
- Apabila Pak Budi menggunakan produk deposito dengan tingkat
suku bunga sekitar 5% per tahun, maka Pak Budi harus menabung
sebesar Rp. 294.091 per bulannya.
- Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana pasar uang dengan
tingkat return sekitar 8% per tahun, maka Pak Budi harus menabung
sebesar Rp. 272.195 per bulan.
- Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana saham dengan
tingkat return sekitar 20% per tahun, maka Pak Budi harus menabung
sebesar Rp. 196.544 per bulan.

Sekarang kita analisa kembali jawaban yang sekarang dengan jawaban
sebelumnya. Untuk tingkat suku bunga yang sama-sama 5% per tahun,
apabila jangka waktu yang tersedia 8 tahun, maka jumlah yang harus
ditabung adalah Rp. 169.865,- per bulan. Namun apabila jangka waktu
yang tersedia hanya 5 tahun, maka jumlah yang harus ditabung
meningkat menjadi Rp. 294.091,-. Jumlah yang harus Pak Budi bayar
hampir 2 kali lebih mahal. Artinya? Setiap penundaan terhadap
investasi, menyebabkan Anda harus membayar LEBIH MAHAL untuk
mencapai tujuan Anda. Perlu diingat bahwa dalam investasi, WAKTU
ADALAH TEMAN ANDA. Semakin lama jangka waktu Anda berinvestasi, maka
beban yang harus Anda tanggung akan menjadi semakin ringan.
Mulailah berinvestasi sekarang juga.

Membuat Sendiri Rencana Keuangan Pribadi Anda

Jasa konsultasi perencana keuangan untuk merancang rencana keuangan
Anda lumayan mahal.

"Terus bagaimana donk cara saya merencanakan keuangan saya?"

Jangan khawatir. Dalam ebook saya yang berjudul "Tips dan Trik
Membuat Rencana Keuangan Pribadi Menggunakan Excel", saya
mengajarkan Anda cara membuat berbagai macam rencana keuangan
dengan menggunakan rumus-rumus yang telah tersedia pada Excel.
Saya juga telah menyiapkan banyak worksheet yang dalam kondisi
siap pakai (seperti worksheet yang saya sediakan untuk artikel
ini), antara lain :
- Menghitung nilai tabungan di masa depan.
- Rencana pensiun.
- Rencana dana pendidikan anak.
- Perhitungan bunga hutang.
- Perhitungan investasi obligasi.
- dan masih banyak lagi.

Anda dapat melakukan perhitungan untuk rencana keuangan Anda
secara gampang dan hanya dalam hitungan detik!

Bagaimana cara mendapatkan ebook ini? Kabar gembira untuk Anda.
Kami mengadakan promosi pemberian ebook ini secara GRATIS untuk setiap pembelian
ebook "Keuangan Pribadi: Resep Rahasia Dibalik Kesuksesan Kaum Kaya". HADIAH LANGSUNG TANPA DIUNDI. Bahkan kami juga menyediakan 2 ebook lain sebagai bonus tambahan, yaitu ebook "Check-Up Finansial" yang telah saya sebutkan dalam artikel sebelumnya dan
ebook "Panduan Investasi: ORI-002". Segeralah memesan sebelum kehabisan!

Kunjungi:
http://www.keuanganpribadi.com/?id=bisnisku

BISNIS Hot

Nilai Tukar Rupiah

Harga Valas

BISNIS Info

Be Billionaires

Adsense Indonesia


Masukkan Code ini K1-9FAAF4-6
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Bisnis ; Harga Emas